Tak butuh waktu lama, terdengar dengkuran halus nafas Tania. Tanda dia sudah menyusul terbang mencari keberadaan Arka, meski hanya lewat mimpi.
.
Dini hari Tania dikagetkan dengan tangis Arditya yang membahana. Ternyata sudah ada mama Rosa yang siap siaga membantu.
Selama Arka tidak ada di rumah, mama Rosa selalu menemani putri dan cucu pertamanya itu tidur di kamar Arditya.
Bahkan kali ini ada nenek Gemmy juga, yang sedari kemarin urung pulang karena gemes dengan Arditya cicitnya.
"Mah, kok nangis? Kenapa Arditya?" tanya Tania yang barusan bangun.
"Diapers nya penuh. Tak nyaman kali dia" beritahu mama Rosa.
Tania menepuk jidatnya sendiri, Arditya menangis karena dia lupa. Saat tengah malem waktunya ganti popok, Tania malah asyik ngobrol dengan Arka.
"Kenapa?" tanya nenek heran atas ulah Tania.
"He...he...nggak kok nek" timpal Tania.
"Mah, tapi nggak merah-merah kan lipatan kulitnya?" sela Tania.
"Enggak kok, emang kenapa?" tukas mama heran.
"Heemmmm, semalam aku lupa belum tak ganti popoknya Arditya" ujar Tania sambil mengusap tengkuk.
"Kebiasaan dech kamu ini" mama Rosa menyentil kening Tania.
"Kebiasaan jelek kamu tuh dikurangin, ada anak juga" ledek mama Rosa.
Sementara Tania memanyunkan bibirnya, "Kan lupa Mah, kalau inget pasti sudah kuganti".
"Alesan aja kamu ini" tukas mama Rosa dengan kejengkelannya.
"Dengerin tuh kalau orang tua kasih nasehat" imbuh nenek.
"Wah berasa dikeroyok nih" gumam Tania. Timpukan bungkus tisu basah pun mengenai Tania. Siapa lagi kalau bukan ulah mama Rosa.
"Kalau dinasehatin ngejawab terus" gusar juga mama Rosa ngadepin Tania.
"Ha...ha...sabar dikit napa sih Mah?" timpal Tania.
"Hari ini kamu pergi lagi?" tanya nenek mengalihkam topik, biar putri dan mama nya itu tak meneruskan saling angkat senjata.
"Nggak nek. Hari ini full di rumah. Cumaaannnn...." terang Tania dengan ngegantung kalimat yang diucapkannya.
"Cuman apa?" sela mama Rosa.
"Mau melajarin kasusnya Arkan" imbuh Tania.
"Sama aja boong" tukas mama Rosa.Yang tahu kebiasaan…
Tulisan Tinta Tania
Jeratan Pasal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 189 Episodes
Comments
Isabela Devi
lah skrg Tania mengeluh rumit, semangat ibu Tania
2023-12-12
1