Di sepanjang jalan Rendi selalu menerbitkan senyumnya.
Entah kenapa membuat Bayu menjadi takut melihat Rendi yang terus menerus tersenyum seperti itu.
Ingn bertanya tapi takut salah. Namun kalau nggak di tanya membuat Bayu menjadi semakin penasaran.
Sampai akhirnya dengan memegang keberanian Bayu pun bertanya pada Rendi.
"Bang"
"Iya Bay kenapa?"
"Em... anu bang, Bayu pengen tanya sama abang tapi takut abang marah."
"Lah emangnya kamu mau tanya apa Bay? Kenapa bisa simpulin kalau nanti saya bisa marah saat kamu bertanya."
"Em... gimana ya bang, nggak jadi aja deh bang Bayu tanya ke abang nya."
"Bicara nggak Bay, kalau kamu nggak bicara saya turun sekarang dari mobil."
"Tapi Bang..."
"Saya hitung nih kalau dalam hitungan tiga kamu nggak bicara saya langsung keluar dari mobil."
"Anu bang saya..."
"Satu... Dua... Ti..."
"Iya deh bang iya Bayu langsung bicara sama Abang. Tapi Abang janji dulu nggak akan marah."
"Hem iya ayo Bay bicarakan jangan buat saya penasaran."
"Jadi gini bang, Maaf dengan sangat maaf Bayu lancang berbicara ini sama abang."
"Cepet Bay jangan buat saya nunggu lama."
"Tadi kan saya liat abang dari pas masuk mobil sampai barusan sebelum saya memanggil abang."
"Lalu?"
"Saya liat abang terus menerus tersenyum nggak jelas gitu bang buat saya takut liatnya. Takut kalau abang... Em... nggak jadi deh bang. Cuman itu aja."
"Oh karena itu, saya nggak papa ko Bay, cuman pengen senyum aja." Kata Rendi menjawab ucapan Bayu.
"Tapi ko aneh ya bang, senyumnya itu terus menerus. Aduh ini bibir ko malah kaya gini bicaranya. Maaf ya bang saya berkata seperti itu ke abang."
"Emangnya apanya yang aneh Bay, ini kan cuman senyum apanya yang aneh. Kalau terus menerus senyum emangnya nggak boleh gitu Bay."
"Boleh ko bang"
"Terus"
"Maaf bang saya salah."
"Hem"
Hening tak ada pembicaraan lagi di antara mereka.
Karena saat ini Rendi hanya terdiam begitu pun dengan Bayu yang fokus mengemudi.
Sampai tak terasa mobil pun telah sampai di depan rumah Rendi.
Rendi yang tak menyadari…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Semakin Penasaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments