Rendi kini di buat bingung, apa ia harus memanggil Viona lagi atau jangan. Karena setelah dua panggilan nya itu, tak ada satu pun yang di jawab oleh Viona.
"Adek ko nggak jawab ya panggilan aku. Apa masih marah atau nggak denger panggilan aku. Tapi kalau marah adek marah kenapa? masa ia marah karena aku nggak kasih kunci. Apa bener ya karena itu." kata Rendi di dalam hatinya, bertanya lalu di jawab juga oleh dirinya sendiri.
"Hem... kalau gitu aku coba sekali lagi aja deh panggil adek nya."
Tak lama setelah berkata seperti itu, Rendi pun mulai kembali memanggil Viona untuk ke tiga kali nya.
"Dek" kata Rendi memanggil Viona.
Viona yang geram dengan panggilan Rendi yang terus - menerus itu. Akhirnya ia pun menjawab ucapan Rendi.
"Apa?" kata Viona dengan jutek nya menjawab ucapan Rendi.
"Akhirnya dek setelah tiga panggilan, kamu jawab juga panggilan abang. Kamu kenapa dek?"
"Menurut abang?" kata Viona bukannya menjawab ucapan Rendi, ia malah bertanya pada Rendi.
"Kalau menurut abang sih kamu lagi marah dek. Tapi abang nggak tau kamu marah karena apa."
"Hem... gitu ya, tau nggak penyebab aku marah itu siapa?"
Dengan cepat Rendi menjawab ucapan Viona itu dengan menggelengkan kepalanya. Bahwa ia tidak tahu siapa yang membuat Viona marah saat ini.
"Ckckck... bang, bang masa iya nggak tau."
"Ya kan abang memang nggak tau dek, makannya barusan abang tanya ke kamu."
"Hem... nyebelin, masa nggak tau yang buat aku kaya gini kan abang sendiri. Argh... emosi deh aku jadi nya."
"Ko jadi abang sih dek."
"Pikir aja sendiri kenapa abang yang buat aku kaya gini." kata Viona menjawab ucapan Rendi dengan malas nya.
"Dek maaf kalau abang buat kamu kaya gini."
"Telat aku nya juga udah kaya gini."
"Hem... tapi kan setidaknya abang udah minta maaf ke kamu."
"Iya udah, tapi itu udah telat. Bikin males aja aku."
"Jangan gini lah dek, oke abang salah. Kamu mau apa dari abang agar kamu nggak bersikap kaya gini ke abang."
"Beneran mau di penuhi keinginan aku."
"Hem... iya"
"Oke, kalau gitu aku m…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Makin Nyebelin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments