"Apa bedanya pah kalau kaya gitu. Sama - sama marah ujung - ujung nya juga."
"Beda lah mah papah kan cuman kesel aja karena mamah lama. Em... mamah emang di kamar mandi ngapain betah bener kaya nya di sana. Sampai datang temuin papah aja lama kaya gini."
"Di kira apa pah kamar mandi bisa buat betah. Aneh - aneh aja sih papah ini."
"Terus kenapa mamah lama ke sini nya."
"Itu karena tadi pas mamah mau ke sini temuin papah lagi. Kebetulan ketemu sama abang jadi mamah bicara dulu sebentar sama abang."
"Emangnya abang udah pulang?"
"Udah lah pah kalau belum pulang terus tadi yang bicara sama mamah siapa."
"Kirain belum pulang, mamah ko dari tadi marah - marah terus. Dan abang juga ko nggak biasa nya pergi keluar cuman sebentar."
"Siapa yang marah sih pah, dari tadi mamah biasa aja ko bicaranya. Dan kata abang tadi sih udah panas sama nggak betah makan nya pulang cepet."
"Tapi kaya yang marah mah papah liatnya, oh gitu ya mah padahal biasanya kan abang kalau pergi keluar itu bisa habisin waktu hampir tiga jam baru pulang. Nah ini baru hampir satu jam aja udah pulang. Kan aneh."
"Cara liatnya kaya gimana pah mamah kaya yang marah?"
"Ya sih pah biasanya kaya gitu tapi mungkin hari ini Abang memang nggak mau habisin waktu tiga jam kali pah."
"Em... ya dari nada bicara mamah sama wajah mamah."
"Hem... Iya mungkin mah kaya gitu."
"Tapi pah mamah bicaranya biasa aja ko, wajah mamah juga nggak keliatan marah."
"Hem... ya udah mah lupain aja. Sekarang mamah duduk diem di sini tunggu papah selesain baca dokumen ini dulu. Nanti kita lanjut lagi bicaranya."
"Hem... tapi lama nggak pah. Mamah tuh bosen kalau harus nunggu papah selesai baca dokumen itu."
"Nggak lama ko mah paling sekitar satu jam."
"Hah... satu jam paling pah. Itu tuh lama lah yang bener aja masa mamah suruh diem satu jam liatin papah aja baca dokumen. Lebih baik mamah nonton televisi kali pah dari pada harus nungguin papah kaya gini."
"Bercanda kali mah, di anggap serius kaya gitu."
"Huh... Mamah kira beneran pah."
"…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Kebetulan Ketemu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments