Sementara di dalam ruangan Rendi. Saat Galang mengetuk pintu ruangan tersebut.
Viona yang mendengar ketukan itu langsung memberitahukan pada Rendi yang sedang sibuk pada pekerjaannya.
"Bang" kata Viona memanggil Rendi.
Tak ada jawaban sama sekali dari Rendi. Malah seolah - olah panggilan Viona barusan tak ada sama sekali.
Karena bisa di lihat oleh Viona saat ini. Rendi malah sibuk dengan pekerjaannya. Membaca dan mendatangani dokumen yang ada beberapa di meja kerjanya itu.
"Ih... ko nggak di jawab sih. Malah sibuk gitu. Emangnya suara aku nggak kedengaran apa? Terus barusan ada yang ketuk pintu, masa nggak kedengeran juga." Kata Viona berbicara pada dirinya sendiri. Saat melihat Rendi yang malah sibuk dengan pekerjaannya.
"Aku coba panggil lagi deh" kata Viona memutuskan untuk memanggagil kembali Rendi.
"Bang, bang, bang. Ih... abang nyebelin jawab nggak panggilan aku. Aku lempar juga nih pake pas bunga." Kata Viona yang geram karena panggilannya tak di jawab - jawab oleh Rendi.
Rendi yang ternyata sengaja tak menjawab panggilan Viona. Sempat ingin tertawa melihat tingkah Viona ini.
Tapi sebelum itu terjadi, ia kembali teringat bahwa ia saat ini sedang berpura - pura sibuk membaca dokumen dan mendatangani nya.
"Aduh dek kamu ini ya, buat abang jadi pengen ketawa. Tau nggak sih dek. Tapi kalau abang ketawa, ntar yang ada ketahuan lagi kalau abang lagi pura - pura sibuk." Kata Rendi di dalam hatinya setelah mendengar ucapan Viona.
"Hem... aku jawab sekarang atau nanti ya. Jadi bingung nih." Kata Rendi lagi di dalam hatinya.
"Ya ampun bang, masih nggak mau jawab juga. Oke aku hitung sampai tiga. Kalau abang nggak jawab panggilan aku, aku langsung lempar nih pas bunga. Entah akan mengenai tubuh abang atau nggak, tapi setidaknya aku beneran akan lempar nih pas bunga." Kata Viona yang menjeda ucapannya.
Kata Viona lagi setelah menjeda ucapannya itu untuk beberapa detik.
"Aku hitung sekarang, satu... dua... ti..." Belum sempat kata tiga itu selesai Viona ucapkan. Terdengar…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Pura - Pura Sibuk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments