"Ini ko nggak ada yang keluar ya, bukain pintu untuk aku." kata Galang di dalam hatinya.
"Apa jangan - jangan adek beneran disekap lagi di dalam."
"Gawat nih, kalau adek beneran di sekap."
"Apa di dalem adek diikat ya, terus di tutupi bibirnya atau bisa juga adek malah udah di kasih obat bius lagi." Kata Galang yang saat ini malah berpikiran yang aneh - aneh.
"Aduh gimana nih kalau beneran kaya gitu. Aku harus cepet - cepet bantu adek sebelum adek beneran di apa - apain sama boss."
"Tapi cara nya gimana? apa aku rusak aja ya ini pintu ruangannya."
"Hem... sepertinya memang harus kaya gitu."
Kini Galang mulai bersiap untuk merusak pintu ruangan Rendi. Bahkan ia saat ini sedang melangkah mundur untuk mulai merusak pintu nya. Saat di rasa cukup ia memundurkan langkahnya.
Saat itu juga Galang pun mulai berlari sekuat tenaga ke arah pintu ruangan Rendi.
Namun, di saat ia hampir mendekati pintu tersebut. Terdengarlah suara seseorang yang langsung menghentikan apa yang sedang ia lakukan.
"Pak Galang, bapak mau apa? kenapa harus lari?" Inilah kata yang Galang dengar yang ternyata berasal dari sekretaris Reta.
Hampir tak bisa mengendalikan keseimbangannya, Galang yang tiba - tiba berhenti saat berlari. Besar kemungkinan akan terjatuh.
Entah itu terjatuh ke belakang, ke depan, ke samping kiri atau ke samping kanan.
Tapi beruntung, hal itu tak terjadi pada Galang. Walau sempat tak bisa menyeimbangkan berat tubuhnya.
Galang akhirnya bisa menghindari hal itu terjadi pada dirinya.
Bisa - bisa jika ia beneran terjatuh. Rasa sakit nya mungkin tak begitu sakit. Melainkan rasa malu yang besar karena sekretaris Reta melihat dirinya terjatuh.
Bukan lah seperti itu nggak baik jika di alami oleh Galang.
"Selamet aku, akhirnya nggak terjatuh juga. Bisa - bisa kalau aku jatuh aku malu di liatin sekretaris Reta. Sakitnya sih nggak seberapa tapi malu nya itu loh. Bisa canggung ntar kalau ketemu sekretaris Reta." Kata Galang di dalam hatinya saat ini.
"Pak Galang? bapak nggak kenapa - kenapa…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Berpikir Yang Aneh - Aneh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments