"Nasib, nasib harus menerima hukuman sampai empat lagi. Ckckck... Galang, Galang nasib mu itu loh. Luar biasa banget, tapi bentar - bentar ini semua kan nggak akan terjadi kalau adek nggak bersikap kaya gitu tadi."
"Argh... awas kamu dek, bisa - bisa nya kamu buat kakak jadi dapet hukuman kaya gini."
"Aku harus temuin adek dan minta tanggung jawab atas semua ini pada adek."
"Hem... iya aku harus temuin adek. Pinter juga kamu Galang."
Itu semua adalah perkataan - perkataan yang Galang keluarkan pada diri nya sendiri.
Setelah mempertimbangkan dengan baik Galang pergi melangkahkan kakinya menuju ke kamar adek nya di lantai dua.
Dengan sangat terburu - buru bahkan dengan tak sabaran Galang kini telah berada di depan pintu kamar adek nya.
Dan ketika ia berada di depan kamar adek nya. Entah ini keberuntungan atau apalah itu. Tapi yang jelas pintu kamar adek nya tidak terkunci sama sekali.
Karena Galang bisa melihat pintu kamar adek nya ini sedikit terbuka. Dengan perlahan Galang mulai melihat situasi di dalam kamar adek nya seperti apa.
Jika ia tidak melihat situasi kamar adeknya. Ia nggak akan tahu nanti apa yang akan terjadi pada dirinya saat ia telah masuk ke kamar adek nya.
Bukannya bisa kemungkinan keadaan malah berbalik bukannya ia yang marah tapi malah Viona adek nya yang marah.
Itu sebab nya saat ini Galang melihat situasi di kamar Viona.
Di lihat lah keadaan sekeliling kamar adek nya dari pintu terbuka sedikit itu.
Ia tak menemukan adek nya sama sekali berada di kamarnya.
"Ko adek nggak ada ya, kemana dia." kata Galang setelah melihat kamar Viona.
"Atau lagi di kamar mandi ya, hem... sepertinya ia deh ada di kamar mandi nya." kata Galang lagi.
"Tunggu bentar lagi atau sekarang aja ya, masuk ke kamar adek." kaya Galang bertanya pada dirinya sendiri.
"Tunggu bentar kali ya, Hem iya deh." kata Galang akhirnya lebih memilih menunggu Viona ketimbang ia masuk ke kamar Viona.
Masih dalam posisi melihat kamar Viona Galang kemudian di buat terkejut oleh seseorang yang men…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Tak Mendengarkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments