"Kakak tuh kenapa sih dari tadi bilang nya iya, iya tapi lama. Adek kan udah nggak sabar pengen lanjut baca." kata Viona yang malah mengomel pada Galang.
"Ya bentar dong dek, nggak sabaran bener sih kamu. Coba kalau kamu di suruh pilih antara buku itu sama kakak, kamu mau pilih yang mana?" kata Galang malah ikut terbawa emosi dengan omelan dari Viona itu.
"Lah, lah ko jadi di suruh pilih sih. Hem... iya deh iya adek salah. Maaf, sekarang adek mau dengerin kakak tapi kakak juga harus agak cepetan kasih tau nya." kata Viona yang akhirnya mengalah pada kakak nya ini.
"Nggak jadi aja dek soalnya kakak yakin kamu bakalan nolak permintaan kakak. Jadi kakak akan terima aja nanti kakak bakalan..." kata Galang yang di potong ucapannya oleh Viona.
"Kakak jangan gitu dong, ko udah nyerah duluan adek kan juga belum tau apa yang kakak minta dari adek. Ko udah bilang gitu." kata Viona pada Galang.
Galang yang sudah mulai berdiri dari tempat tidur Viona untuk kembali ke kamarnya. Seketika berbalik menghadap Viona lagi.
Setelah Galang menghadap Viona. Galang lalu mengeluarkan suaranya lagi.
"Em... bukannya apa - apa dek permintaan kakak ini memang kakak yakini udah pasti kamu nggak akan mau." kata Galang menjawab ucapan Viona apa adanya.
"Ya apa dulu kak, siapa tau nanti adek mau atau nggak adek bisa kasih solusi lain. Ayo kak kasih tau adek." kata Viona mencoba membujuk Galang untuk memberitahukan dirinya atas permintaan Galang yang belum sama sekali Viona ketahui.
Galang pun mulai berpikir untuk beberapa saat. Tak berselang lama akhirnya Galang memutuskan untuk melanjutkan permintaannya itu.
"Hem... ya udah dek kakak kasih tau adek."
"Nah gini dong kak, ayo adek udah siap dengerin permintaan kakak." kata Viona pada Galang dengan antusias sambil tersenyum juga untuk meyakinkan Galang.
"Dek kamu sekarang senyum ke kakak tapi kakak jamin deh setelah kamu tau permintaan kakak. Tuh senyum kamu bakalan nggak ada. Dan kakak takut nya kamu malah... Em... ya udah deh kamu nya juga udah si…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Melanjutkan Permintaannya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments