"Kak jangan lupa ya adek tunggu. Oke." kata Viona pada Galang.
"Baru aja di omongin. Eh... udah di ingetin. Dek, dek urusan uang kamu mah nomor satu. Nggak pernah lupa." kata Galang di dalam hati nya.
Setelah ia berbicara di dalam hatinya. Ia pun mulai menjawab ucapan Viona dengan tak bersemangat.
"Hem... iya dek, kakak nggak akan lupa." kata Galang menjawab ucapan Viona.
"Walau yang sebenernya aku ingin lupain deh tuh hadiah pertaruhan. Apalagi nggak tanggung - tanggung kamu dek minta hadiahnya. Hasilin uang segitu dalam sehari tuh susah. Ini kamu dengan mudahnya bisa dapetin. Luar biasa dek kamu manfaatin kakak sendiri." kata Galang mengatai Viona di dalam hatinya.
"Sabar Galang sabar rejeki kamu pasti ada lagi ko. Jadi ikhlasin ya, pasti kamu akan dapat gantinya yang jauh lebih banyak." kata Galang menenangkan dirinya sendiri.
"Tapi itu uang harus aku kasih dong ke adek. Argh... kenapa tadi aku mau ya di ajak taruhan. Jadi gini kan jadinya."
Saat Galang sedang sibuk berbicara di dalam hatinya. Viona yang melihat Galang hanya terdiam. Kemudian mengeluarkan suaranya lagi untuk Galang.
"Kak" kata Viona memanggil Galang.
"Eh... iya dek" kata Galang menjawab panggilan Viona.
"Kakak nggak kenapa - kenapa kan"
"Ngga ko dek, emangnya kakak keliatan kenapa - kenapa gitu."
"Hem... kalau boleh jujur sih iya kak keliatan banget malahan."
"Masa sih dek kaya gitu. Mah emang kakak keliatan kenapa - kenapa gitu mah. Pah, kakak keliatan kenapa - kenapa gak." Kata Galang menjawab ucapan Viona dengan tak percaya bahkan Galang pun sampai bertanya pada mamah Vina dan papah Gilang.
Mamah Vina dan papah Gilang yang di tanya oleh Galang seketika berpandangan satu sama lain sebelum menjawab ucapan Galang.
Setelah saling berpandangan dan memberikan kode sebagai jawaban atas ucapan Galang. Mamah Vina dan papah Gilang mulai mengalihkan pandangannya pada Galang.
Lalu mereka berdua mulai menggelengkan kepala mereka sebagai jawaban atas ucapan Galang itu.
Galang yang melihat jawaban kompak dar…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Rasanya Ingin Berteriak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments