Percakapan itu akhirnya terhenti, baik Rendi maupun papah Rudi kedua nya malah sama - sama terdiam.
Membuat mamah Reni yang mendengar dan melihat percakapan antara anak dan papah ini pun hampir meneteskan air mata.
Jika papah Rudi dan Rendi masih terus melanjutkan percakapan mereka itu. Besar kemungkinan air mata yang tertahan dari kedua mata mamah Reni akan menetes dengan sendirinya.
Namun, air mata tersebut. Bukan lah air mata mamah Reni yang merasa sedih, melainkan air mata terharu dan baper melihat percakapan dan mendengar percakapan diantara anak dan papah ini.
Di saat Rendi terdiam, ia lalu mengalihkan pandangannya pada mamah Reni. Begitu terkejutnya ia melihat mamah Reni yang sudah berkaca - kaca ingin mengeluarkan air mata nya.
"Mah, mamah ko nangis" kata Rendi pada mamah Reni.
Papah Rudi yang mendengar ucapan Rendi. Seketika mengalihkan pandangan juga yang langsung melihat ke arah mamah Reni.
Saat papah Rudi telah melihat mamah Reni. Ia pun mulai mengeluarkan suaranya juga untuk mamah Reni.
"Iya mah, mamah kenapa nangis?" ini lah yang di ucapkan papah Rudi untuk mamah Reni.
Mamah Reni yang mendapatkan dua pertanyaan sekaligus dari orang yang membuat ia hampir meneteskan air matanya. Sempat terdiam beberapa saat sebelum menjawab ucapan mereka berdua.
Tak lama setelah mamah Reni terdiam, ia mulai menjawab ucapan dari keduanya.
"Em... siapa yang nangis coba, (Mamah Reni lalu mengerjap - ngerjapkan kedua matanya beberapa kali, sebelum ia melanjutkan lagi ucapannya) mamah nggak lagi nangis ya bang, pah." kata mamah Reni setelah mengerjap - ngerjapkan kedua matanya.
"Masa sih mah, abang ko nggak percaya."
"Iya bang, papah juga nggak percaya. Mamah lagi bohong ya."
"Nggak ko" kata mamah Reni sambil mengalihkan pandangan nya bukan kearah Rendi maupun papah Rudi.
"Bilang nggak nya, kenapa liat ke sana mah? liat sini coba mah bilang nggak nya." kata Rendi pada mamah Reni.
"Iya nih, mamah ko aneh banget. Mamah kan lagi bicara sama papah dan abang, ko liat nya malah ke…
Cinta Ke Dua Dan Terakhir Ku
Meneteskan Air Mata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments