Sore hari, Mona tengah duduk di balkon apartemennya, sambil menikmati sebatang lintingan tembakau dengan sekaleng bir dingin.
Kedua bola matanya menatap jauh ke depan, di mana hanya ada pemandangan gedung-gedung pencakar langit, yang menutupi keindahan alami nan jauh di sana.
Bahkan, central park pun sampai tak bisa ia lihat dari tempatnya berada saat itu.
"Huh… benar-benar membosankan," gumamnya.
Wanita cantik itu tengah berada di apartemennya seorang diri. Jangan tanyakan di mana Joshua berada, karena ketika dia telah kembali ke tanah air, pria paruh baya itu akan sangat disibukkan dengan pekerjaannya.
Joshua hanya singgah sebentar dan menumpang istirahat di tempat Mona, sebelum ia kembali pergi untuk berkutat dengan semua kesibukannya, bahkan sebelum wanita itu bangun pagi tadi.
Bunyi lagu Breath dari Tailor Swift di bagian refrain-nya, menandakan bahwa ada sebuah panggilan masuk ke dalam ponsel milik wanita bertubuh molek nan seksi itu.
Mona menoleh, dan dengan malas mengulurkan tangannya untuk meraih hand phone yang tergeletak di atas meja, tepat di sisi kirinya.
Dia melihat nama yang sangat ia kenal tertera di layarnya.
"Madame Queen?" gumamnya lirih, sambil menggeser tombol hijau ke kanan.
"Halo, Mom. Ada apa?" tanya Mona langsung.
"Dasar gadis tengik. Apa tidak ada basa basi dulu setelah sekian lama kau pergi, hah?" ujar wanita yang sering di panggil Madame Queen itu.
"Hahaha… ayolah, Mom. Untuk apa pula aku harus berbasa basi denganmu? Seperti anak baru saja," sahut Mona dengan terkekeh.
"Ya… ya… ya... baiklah. Terserah kau saja. Tapi nanti malam, kau harus datang ke Heaven valley. No debate!" seru Madame Queen.
"What? Mom, please. Aku baru aja sampai tadi malam. Masih jet leg juga. Kenapa kau langsung meminta ku untuk bekerja? Besok saja, oke," keluh Mona, sambil meneguk bir dinginnya.
"No debate, Honey. No debate. Kita di sini sangat kepayahan gara-gara kurang satu personil. Tempat kita sudah semakin makin ramai setiap harinya. Kau tau bukan?" celoteh Mad…
DESIRE
Bab 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments