Mona kini tengah berada di dalam kamarnya. Berkali-kali wanita itu menelepon ke nomor Joshua, namun tak juga kunjung tersambung.
"Si*lan kau Josh. Kenapa tiba-tiba lost contact seperti ini. Ayo lah… shiii*t!" umpat Mona ketika lagi-lagi suara mesin penjawab provider yang menjawab panggilannya.
Mona pun lalu mengetikkan sebuah pesan teks kepada Joshua.
[Kalau kau tak bisa memberiku uang itu, sebaiknya aku jual saja mobil dari mu. Jika sampai nanti malam kau tak menjawabnya, maka besok pagi, akan ku bawa mobil itu ke tempat jual beli mobil mewah.]
Mona pun dengan kesal menekan tombol kirim, dan seketika pesan meluncur ke nomor Joshua.
...🍂🍂🍂🍂🍂...
Malam hari,
"Hai, Mona. Ku dengar, kemarin kau hang over sambil memakai pakaian badut. Benarkah? Hahaha... sejak kapan selera mu jadi turun begitu, hah?" sindir Ema, yang melihat kedatangan Mona di Heaven valley.
"Bukan urusan mu," sahut Mona ketus dan berjalan ke arah bar milik Elliott.
Bartender yang sekaligus tangan kanan Madame Queen itu pun, segera menyambut Mona dengan omelan
"Tidak ada mabuk lagi untuk malam ini, Mona. Semalam kau hampir mati gara-gara terlalu banyak minum," ujar Elliott.
Mona yang baru saja mendudukkan bokongnya di atas kursi pun, memijat pelipisnya karena pusing dengan omelan sang bartender.
"Kau kira aku ini seorang anak kecil, hah. Tidak usah melarang-larang ku untuk minum, Ell," sahut Mona ketus.
Elliott mendekatkan wajahnya ke arah Mona, dan membisikkan sesuatu.
"Iya, kau memang bukan anak kecil. Tapi, kemarin kau menangis seperti anak kecil di pelukan Tuan Peterson mu itu, hihihi …," ucap Elliott di telinga Mona, yang membuat wanita itu membelalak.
"Apa aku sememalukan itu, Ell? Oh God, ini semua gara-gara pria breng*sek itu," ucap Mona yang merasa tak percaya akan apa yang telah terjadi.
Dia memijat-mijat keningnya, karena ia tak bisa mengingat apapun kejadian semalam ketika dirinya sedang dalam keadaan mabuk berat.
"Sudahlah, kau tak usah menyalahkan siapa pun. Cukup jangan mabuk lagi, oke," s…
DESIRE
Bab 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments