Keesokan harinya, Ema sudah sadar. Mona pun sangat bersyukur karena melihat rekannya itu bisa kembali membuka matanya.
"Em, terimakasih ya. Kau sudah menyelamatkan ku. Aku berhutang banyak padamu," ucap Mona.
Dia kini tengah duduk di samping ranjang Ema, dan meraih tangan rekannya itu.
"Ingat baik-baik kalau hutang mu banyak. Jangan lupa bayar ya nanti," seru Ema.
"Dasar perhitungan!" keluh Mona.
Namun, keduanya saling melempar senyum satu sama lain, meski cekcok mewarnai obrolan mereka sehari-hari.
"Aku senang kau tak apa, Mon. Apa lagi, sekarang semuanya sudah aman dengan tertangkapnya orang itu," ucap Ema.
"Iya, Em. aku juga merasa lebih tenang. Semoga setelah ini, sudah selesai yah semuanya," sahut Mona.
Mereka berdua seperti tengah melepas rindu, layaknya sudah berpisah untuk waktu yang cukup lama.
...🍂🍂🍂🍂🍂...
Di luar kamar Ema, Nampak Arthur dan juga William tengah membicarakan sesuatu yang serius.
"Apa dia sudah mau bicara?" tanya Arthur.
"Dia terus bungkam, Tuan. Meskipun tubuhnya sudah babak belur, tapi dia tetap diam," tutur William.
"Terus siksa dia sampai mau buka mulut. Kalo perlu, biar aku juga ikut menginterogasinya," ujar Arthur.
"Tapi tuan, apa Anda sudah menemukan sesuatu yang janggal di apartemen?" tanya William.
"Belum, Will. Ini aneh. Kalau waktu itu dia masuk dan hanya berdua dengan Mona, kenapa tak ada yang terjadi dengan wanita itu. Lalu kemarin, saat ada Ema, dia malah melakukan serangan," ungkap Arthur.
"Benar, Tuan. Mumpung sekarang Nona Mona sedang di rumah sakit, bolehkah saya dan anak buah menyisir seisi apartemen Anda, untuk mencari benda mencurigakan yang mungkin saja memang sengaja ditinggal oleh orang itu," ujar William.
"Yah, kau boleh melakukannya. Ambil apapun yang terlihat mencurigakan," seru Arthur.
"Baik, Tuan." William pun pergi dari depan ruang rawat Ema.
Seperginya sang asisten, Arthur kembali masuk dan melihat jika wanitanya masih berbicara dengan Ema.
"Kak, Will mana?" tanya Mona.
"Dia sudah kembali ke kantor," sahut Arth…
DESIRE
Bab 126
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments