Selepas sarapan yang penuh canda tawa, kini mereka telah berada di dalam perjalanan menuju ke kedai milik Luzy, senior Mona di Heaven valley.
"Mona, Luzy ini temanmu di mana?" tanya Arthur tiba-tiba saat mereka tengah melintas di jalanan.
"Oh… Kak Luzy itu senior ku di tempatnya Mommy," jawab Mona dengan santainya.
"Jadi, dia pelac*r?" seloroh Arthur.
Dia pun langsung mendapat cubitan yang cukup keras di perut dari Mona, karena perkataanya tadi.
"Aaawwww… sakit, Mona!" keluh Arthur.
"Habisnya Kakak ngomongnya seperti itu. Tidak ingat apa kalau aku juga sama seperti dia," gerutu Mona.
Wanita itu kemudian melipat kedua lengannya di depan dada, dan membuang pandangannya ke luar jendela.
Aduh! Salah ngomong. Lagipula, biasanya juga dia tak apa kalau ku singgung masalah pekerjaannya. Kenapa sekarang jadi sensitif banget gini sih? heran, gerutu Arthur dalam hati.
Pria itu kemudian mengulurkan tangannya dan meraih sebelah tangan Mona yang masih terlipat.
"Maaf, Sayang. Aku tak bermaksud menyinggung kamu, Kok. Sumpah," bujuk Arthur.
"Hem…," Mona menepis tangan Arthur dan kembali membuang muka.
Hah… jadi ngambek. Haduh, Mona, batin Arthur kesal.
"Sayang, maaf yah. Yang aku maksud bukan kamu kok. Aku juga tak sengaja ngomong begitu. Sudah ya. Masa kita mau ke sana, tapi kamunya cemberut begitu. Kan tak enak sama temanmu nanti," bujuk Arthur lagi.
"Tapi aku tak suka kamu ngomong seperti tadi, Kak," ketus Mona.
"Iya… iya. Aku minta maaf. Janji deh tidak ngomong seperti itu lagi, hem," ucap Arthur.
Pria itu pun kembali meraih tangan Mona, dan mengecup punggung tangannya, sembari dia sibuk mengemudi.
"Benar? Tapi janji tak akan ngomong begitu lagi," rengek Mona.
"Iya Mommy-nya lil baby," sahut Arthur.
Pria itu pun melepas tangan Mona dan beralih mengusap puncak kepala wanitanya.
Suasana pun kembali ceria. Mona dan Arthur kembali berbincang-bincang, bercanda dan saling mengolok. Kebersamaan yang pernah terlewatkan begitu saja, karena Arthur yang meninggalkan Mona di masa lalu.
And…
DESIRE
Bab 102
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments