"Kau?!" tanya Mona yang terkejut melihat sosok yang terasa familiar, namun sangat berbeda dari yang biasa dia lihat.
"Apa sih? Awas minggir! Tamu tidak disuruh masuk. Tidak sopan sekali!" gerutu tamu yang baru saja dateng itu.
Mona hanya diam dan memandangi orang tersebut dengan tatapan heran.
"Wah… enak juga ya apartemen mu. Kaya sekali ya kau sekarang. Pantas saja kau resign dari Heaven valley," ucap orang itu yang saat ini duduk di ruang tamu.
Mona pun kini berdiri di hadapannya sambil berkacak pinggang.
"Eh, kucing kampung! kau main nyelonong saja ke rumah orang. Sopan sedikit lah," keluh Mona kepada tamunya yang tak lain adalah Ema, rekan sekaligus rivalnya di tempat kerja.
"Ya lagipula, kau pakai acara bengong saja di depan pintu. Bukannya mempersilahkan masuk, duduk, atau buatkan minum," sindir Ema.
"Hah… sepertinya aku salah minta tolong kau untuk kemari," rutuk Mona yang berjalan ke arah dapur dan membuatkan minum untuk tamunya.
Sedangkan Ema, dia justru mengekor Mona dan ikut masuk, lalu duduk di meja makan yang berada di depan dapur.
"Kenapa tadi kau bengong pas aku datang?" tanya Ema.
"Aku seperti lihat hantu. hahahaha…," kelakar Mona.
"Si*lan kau. Cantik begini dibilang hantu," gerutu Ema.
Matanya mengedar ke sekeliling tempat tinggal rekannya tersebut, sambil mengagumi kemewahan yang ada di dalam unit apartemen itu.
"Aku baru lihat kau yang seperti ini. Ternyata benar apa kata yang lain, kalau kau itu cantik hanya saat malem saja, kalau siang tidak terlihat seperti orang. Hahahaha …." Mona kembali berkelakar, menertawakan penampilan Ema yang sangat kontras dengan image-nya yang adalah seorang kupu-kupu malam.
"Eh, kucing liar. Kalau malam itu tuntutan pekerjaan, jadi ya aku mesti cantik lah. Kalau siang, memangnya aku mau cantik UN siapa? Memangnya kau yang tinggal bersama pelanggan. Kan tidak," jawab Ema yang selakau saja apa adanya.
"Iya juga sih. Sekali-kali coba deh kau cari pelanggan yang seperti aku, jadi kalau siang kau tidak seperti hantu begi…
DESIRE
Bab 115
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments