William nampak berjalan menuju ke suatu arah, masih di sekitar lantai di mana unit Arthur berada.
"Bagaimana? Apa ada yang mencurigakan? Aku dengar, tadi ada orang yang mengetuk pintu unit itu," ucap William pada seseorang yang terlihat memakai pakaian serba hitam.
"Memang tadi ada yang datang dan mengetuk pintu apartemen itu, dan kami mencoba menghampirinya karena curiga dengan penampilannya," tutur orang tersebut.
"Lalu bagaimana? Apa kalian mendapatkannya?" tanya William.
"Maaf, Bos. Dia sangat lihai. Padahal awalnya dia pun terkejut dengan keberadaan kami di sini. Namun, dia begitu cepat melarikan diri seolah dia sudah tau betul seluk beluk tempat ini," ungkap pria itu.
"Terus awasi tempat ini. Jika ada yang mencurigakan lagi, segera bereskan, dan jangan lupa laporkan padaku," seru William.
"Siap, Bos," sahut pria tadi.
William pun kemudian pergi dari sana dan kembali ke kantor menemui Arthur.
Setibanya di ruangan atasan, sang asisten pun memberitahukan semuanya kepada Arthur.
"Apa? Kenapa bisa sampai lepas sih? Dia hanya sendirian. Kenapa anak buah mu tak bisa menangkapnya," keluh Arthur yang masih terduduk lemas di kursinya.
Pikirannya tertuju pada Mona yang pasti kembali merasa ketakutan sekarang.
"Apa kau bawa rekaman CCTV-nya?" tanya Arthur.
"Iya, Tuan. Tapi hasilnya sama saja. Dia begitu pintar menyembunyikan wajahnya, sehinga tak tampak sama sekali di CCTV. Saya pun sudah menyusur jejaknya, namun dia menghilang di tempat yang tak memiliki kamera pengawas," tutur William.
"Hah… kau mengecewakanku, Will. Sekarang, aku mau kau tambah lagi orangmu untuk menjaga apartermen. Aku tak mau sampai ada yang membuat teror lagi di tempat tinggalku," seru Arthur.
"Baik, Tuan." William pun kemudian pergi dari ruang kerja Arthur.
Pimpinan PS group itu sungguh tak tau lagi harus bagaimana menghadapi teror yang terus mengincar Mona.
"Apa sebenarnya mau orang itu? Kalau uang, dia pasti akan minta secara terang-terangan kan. Aku rasa, ada hal lain yang lebih besar dari ini,…
DESIRE
Bab 119
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments