Saat memasuki ruangan psikiater, Mona yang awalnya baik-baik saja, mendadak diam membatu, dengan tatapan yang terlihat ngeri dan ketakutan.
"Mona, kamu kenapa?" tanya Arthur yang tak mengerti dengan wanitanya.
Sedangkan sang psikiater itu, nampak memperhatikan ke mana arah tatapan Mona tertuju.
Ehm… jadi, dia takut dengan benda itu, batin si psikiater.
Dia pun lalu berdiri, dan mengambil jas hujan hitam bertudung kepala, yang menggantung di salah satu rak baju di sudut ruangan.
Psikiater itu pun menyimpannya ke dalam lemari, yang ada di samping gantungan rak baju.
Setelah benda itu menghilang, Mona seketika kembali ke dirinya sendiri. Kesadarannya pulih, dan dia pun tersadar jika dia baru saja melakukan sesuatu yang aneh.
"Silakan duduk," ucap sang psikiater.
Arthur yang sedari tadi kebingungan dengan sikap Mona pun, akhirnya duduk di samping wanitanya yang masih merasa cemas.
"Sebelumnya perkenalkan, nama saya Miranda. Kalau boleh tau, apa nyonya ini yang akan berkonsultasi?" tanya psikiater yang bernama Miranda itu.
"Benar, Dok," sahut Arthur.
Pria itu mewakili Mona, yang sedari tadi lebih banyak diam. Sepertinya pikiran Mona seketika kacau kala melihat benda mirip jaket ber hoodie, yang digunakan oleh si pengintai waktu itu.
"Bisa kita mulai saja terapinya? Sepertinya, ada sesuatu yang harus di keluarkan dari pikirannya," ucap Dokter Miranda.
Arthur menoleh dan memandangi wajah Mona. Dia pun meraih tangan wanitanya dan menggenggam tangannya erat, memberikan keberanian kepada si ratu es untuk menghadapi ketakutannya.
Mona menoleh, menatap langsung ke dalam kedua mata prianya.
"Kamu siap bukan?" tanya Arthur memastikan.
Mona nampak ragu. Namun dia juga tak ingin selalu berada dalam ketakutan akan kemunculan kembali Erik, yang belum tentu benar adanya.
"Iya, Kak. Aku siap," sahut Mona.
"Kalau begitu, mari kita pindah ke sebelah sana," ajak Dokter Miranda.
Psikiater itu nampak berjalan menuju ke sebuah kursi santai, yang mirip kursi pantai atau kolam renang, namun be…
DESIRE
Bab 112
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments