"Dek, lo serius hari ini mau mulai naik sepeda?" tanya Diego saat mereka sarapan bersama.
"Iya, kenapa?" tanya Azzalia.
"Ga takut item tu nanti kulitnya? Kena terik matahari dan polusi di mana-mana." goda Dian.
"Hahaha, Azzalia takut item, ga mungkin sayang. Dia itu anak turis, paling suka berjemur di tempat yang panas, biar kulitnya makin gosong." kata Diego mengejek.
"Hu, bilang aja ngiri, karena gue punya sepeda sendiri." kata Azzalia.
"Apaan? sepeda yang beliin Om Zio aja bangga." kata Diego.
"Ye...itu pake duit gue sendiri keles. Beberapa hari gue ngelembur, duitnya buat beli sepeda." kata Azzalia masih membela diri.
"Tapi, ada untungnya juga sih dek, jadi kamu ga perlu berlama-lama di jalanan, karena macet." kata Dian.
"Ya emang itu tujuan Azza beli sepeda kak." kata Azzalia.
"Kenapa engga motor aja sekalian sih?" tanya Diego heran.
"Ribet. Musti beli bensin, ganti oli, servis. Ngurus SIM C. Dan yang jelas Tabungan gue belum cukup." jawab Azzalia.
"Ya udah kak, Azza pamit dulu. Dada Gemoy..." pamit Azzalia kepada kakak iparnya dan keponakannya sambil menyambar tas ranselnya.
Tak lupa Azzalia juga menyalimi Diego, sebagai pengganti orang tuanya.
Sepanjang jalan, Azzalia mengayuh sepeda lipatnya dengan semangat sambil mendengarkan siaran radio dengan suara khas orang yang dia sukai. Opik Oman namanya. Suaranya sangat renyah dan benar-benar memberikan semangat untuk menyambut hari. Namun Azzalia masih belum kenal, siapa itu Opik Oman yang sebenarnya, yang jelas, dia ngefans sama orang itu, dan jika nanti dia jadi masuk ke UKM pers dan masuk bidang penyiaran, baru dia akan cari tahu siapa penyiar favorit nya itu.
Sesampainya di kampus, Azzalia langsung memarkirkan sepeda lipat nya di parkiran sepeda. Lalu Azzalia berjalan menuju gedung fakultasnya, dan menaiki tangga menuju kelasnya di lantai empat. Lumayan bikin olahraga kaki juga, karena memang Azzalia tidak suka menaiki lift.
Azzalia langsung masuk kelas, di ruang 4.2. Dia langsung mencari tempat duduk yang mas…
Bayangan Cinta Pantulan Asa
Belum Nembak Udah Ditolak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Herry Murniasih
Sabar Al.ngadapi Azza itu, baru juga kenal langsung tembak aja 😂😂 pedekate dulu, ajak ngobrol, makan yang romantislah 😁😁
2023-06-01
1