"Iya Tiara." jawab Meylani.
"Oya, kenapa kamu di sini?" lanjut Meylani.
"Aku ingin menjenguk keponakanku mbak, Seem." jawab Mutiara.
"Keponakan?" tanya Meylani mengernyit tak mengerti.
"Ya, Seem itu kan sudah menikah dengan keponakanku mbak, jadi aku menganggap Seem sebagai keponakanku." jawab Mutiara yang masih belum sadar, bahwa kedua orang tua kandung Seem belum mengetahui tentang pernikahan Seem dan Azzalia.
"What? Nikah? Kapan?" tanya Meylani tak percaya.
Mutiara baru sadar setelah Meylani tampak shok mendengar jawaban Mutiara.
"Ehm. Nanti aku ceritain mbak." kata Mutiara lagi.
Meylani menoleh ke arah Fathan, seolah Meylani menuntut cerita dan penjelasan dari mantan suaminya itu.
"Kenapa?" tanya Fathan.
"Apa yang kamu sembunyikan dariku?" tanya Meylani dengan nada menginterogasi.
"Apa maksudmu?" tanya Fathan.
"Sebaiknya kalian bicara di luar dulu, berdua. Rasanya tidak etis jika kalian berbincang di sini perihal privasi. Biarkan Seem kami yang menjaganya." kata Zio.
"Tiara, kamu bisa ikut kami?" tanya Meylani.
"Saya?" tanya Mutiara tidak menyangka.
"Ya." jawab Fathan.
Mutiara menoleh ke arah Dzen dan Zio yang sudah memberikan isyarat memperbolehkan.
"Tapi...saya bersama suami saya, boleh?" tanya Mutiara yang melirik kearah suaminya, Dzen.
"Ya." jawab Fathan tanpa meminta persetujuan Meylani.
"Mbak Meylani?" tanya Mutiaran.
"Baiklah." jawab Meylani.
"Kami titip Seem ya pak Zio." kata Meylani.
"Ya." jawab Zio dingin.
Mutiara dan Dzenpun pergi bersama Fathan dan Meylani.
💕💕💕
"Apa? Kalian bercerai? Kenapa?" tanya Mutiara yang kaget atas pernyataan Fathan dan Meylani.
"Karena keegoisan kami." jawab Fathan jujur sambil menunduk malu.
"Terkadang, kita memang mengedepankan emosi kita, tanpa kita menoleh ke samping, di mana anak kita juga butuh kita. Hal yang wajar memang, ketika Seem memilih pergi meninggalkan rumah, ketika kalian bercerai. Karen di rumahnya, dia sudah tidak nyaman dengan adanya percekcokan kalian. Dan ketika putusan itu sudah diputuskan, Seem bingung…
Bayangan Cinta Pantulan Asa
Kenapa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Herry Murniasih
Syukurlah Seem sadar, semoga kedua orang tuanya segera rujuk kembali
2023-08-25
0