"Saya terima Nikah dan kawinnya Azzalia Putri Geolam dengan maskawin tersebut, dibayar tunai." kata Seem dengan suara lantang.
"Bagaimana para saksi? Sah?" tanya penghulu.
"Sah..." jawab para hadirin yang tidak banyak itu.
Pernikahan Azzalia dan Seem si gelar di rumah Diego dengan tidak mengundang teman-teman Azzalia. Mereka hanya mengundang karib kerabat dekat saja, dan tetangga sebagai saksi. Zio dan Shanum merasa lega, telah menikahkan keponakan mereka, semoga pilihan mereka adalah pilihan yang tepat untuk masa depan Azzalia. Dzen dan Mutiara juga sangat bahagia melihat sahabat putranya yang sudah dianggap seperti anak sendiri itu telah menikah dengan laki-laki baik.
"Ayo mbak dan mas pengantin, bisa saling bersalaman." kata penghulu setelah keduanya selesai menandatangani surat nikah dan beberapa berkas lainnya.
Seketika Azzalia dan Seem saling pandang, Azzalia merasa canggung untuk menyalami Seem. Begitupun dengan Seem yang pembawaannya dingin, dia juga sungkan untuk menyentuh Azzalia terlebih dahulu.
"Apa perlu saya ajari untuk saling bersalaman? Masa' bersalaman saja kalian tidak mengerti?" goda penghulu.
"Ayo, kalian sudah sah suami istri, sudah boleh pegang apa aja, itu hak kalian." kata penghulu itu gemas melihat tingkah dua mempelai yang masih tampak canggung itu.
"Za, ayo di raih tangan suamimu itu." bisih Shanum yang duduk di belakang Azzalia.
Dengan canggung, hati bergetar, jantung berdegup tak beraturan, keringat dingin mulai bercucuran, Azzalia mulai merentangkan telapak tangannya yang terasa kaku untuk maju.
"Tuhan, secepat ini kah aku menjadi seorang istri? Seperti inikah takdir ku? Kenapa pula opa korea ga punya kamus bahasa ini yang justru menjadi suamiku?" batin Azzalia.
"Sebenarnya, apa yang sedang dia fikirkan? Cepetan dong, gue keburu pegel duduk disini. Gue mau segera pindah tempat, grogi gue di sini." batin Seem.
Azzalia pun maju sedikit, dan menyodorkan tangan kanannya kepada Seem, kemudian Seem juga menyambut uluran tangan Azzalia, hingga…
Bayangan Cinta Pantulan Asa
Teman Tapi Menikah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Herry Murniasih
Walaupun teman kalian sudah halal ga ada jarak lagi diantara kalian berdua, semoga sakinah sampai jannah
2023-06-28
1