Sesampainya di rumah duka, Azzalia jatuh terkulai lagi, saat melihat jasad sang kakak sudah terbujur kaku di ruang tamu dengan ditutup selembar kain batik atau biasa disebut dengan jarik. Azzalia tidak melihat keberadaan Zoya maupun Dian. Azzalia teduduk lemas, didekat jasad Diego. Dan Azzalia terus didampingi sahabat Mawar Merahnya.
"Maaf Neng, adakah yang bisa membantu menenangkan bayinya pak Diego?" tanya seorang warga saat Azzalia telah tiba di rumah duka.
"Ibunya kemana bu?" tanya Nadia.
"Ibunya pingsan Neng." jawab seorang ibu.
"Baiklah, saya akan coba bantu." jawab Nadia sambil mengajak temannya.
Syaqila dan Azkya mengikuti Nadia, sedangkan Renata masih menemani Azzalia di samping nya bersama Seem. Seem masih tak ingin jauh dari Azzalia, dia masih sangat mengkhawatirkan keadaan Azzalia.
Tak lama setelah itu, Tiba-tiba sekelompok polisi datang ke rumah duka, dan mencari pihak keluarga.
"Maaf, dengan keluarga bapak Diego?" tanya polisi.
"Saya adiknya." jawab Azzalia sambil berdiri dari duduk nya dengan dibantu Renata.
"Bisa kami bicara sebentar?" tanya polisi.
"Baik pak." jawab Azzalia.
Merekapun menuju ruang tengah yang sunyi dari para takziyah dan takziyin.
"Maaf nona, apakah saudara Diego memiliki musuh sebelumnya?" tanya Polis.
"Tidak." jawab Azzalia pelan.
"Apakah sebelumnya saudara Diego ada masalah dengan seseorang, hingga memunculkan rasa dendam dan sejenisnya?" tanya polisi lagi.
Azzalia kembali teringat dengan masa lalunya, Saat dia berdiri di samping Diego kala papa dan mamanya meninggal dunia.
"Saya rasa Tidak."
Polisi tampak berbisik.
"Memangnya ada apa ya pak?" tanya Azzalia.
"Begini nona, kecelakaan yang menimpa korban, diduga adalah kecelakaan terencana, karena menurut para saksi, ada orang yang sengaja membuat rusak konstruksi dan mengarahkan korban menuju lokasi, hingga akhirnya korban tertimpa alat bantu konstruksi." jawab polis.
"A-Apa? Kecelakaan terencana?" tanya Azzalia tak percaya.
"Ya nona." jawab polisi.
"Papa dan mama saya juga dulu m…
Bayangan Cinta Pantulan Asa
Kecelakaan Terencana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Herry Murniasih
untung Azza banyak orang yang sangat menyayangi nya, mudah2an segera terungkap kasus penuh misteri kematian orang tua Azza dan Diego
2023-06-25
0