Kabar Pagi

"Opik kemari lah!" titah abah suatu pagi saat melihat Opik pulang dari olahraga dengan pakaian olahraga nya.

"Ya abah?" jawab Opik santun dan menunduk menuju tempat abah nya duduk.

"Apakah hari ini kamu sibuk?" tanya abah.

"Tidak abah." jawab Opik.

"Sebentar, abah panggil umah dulu." kata Abah yang hendak memanggil ummah, namun Ummah sudah lebih dulu berdiri di belakang abah sambil membawakan secangkir teh panas untuk suaminya.

"Ada apa mau panggil ummah bah? Ummah sudah ada di sini." kata Ummah sambil meletakkan cangkir berisi teh panas untuk abah.

"Ini, mumpung Opik longgar ummah, kita utarakan langsung saja niat ummah." jawab abah.

"Tapi, emang ga papa, dengan kondisi Opik yang bau keringat seperti itu bah?" tanya ummah melihat keringat membekas di kaos yang dikenakan Opik tampak basah.

"Ya, Opik sih cuma nurut aja apa kata abah kok mah." jawab Opik.

"Ya sudah. kalau memang kamu tidak ada urusan lain, kamu mandi dulu saja, nanti temui abah sama ummah di sini ya." titah abah nya.

"Baik abah, kalau begitu, Opik mandi dulu. Assalamualaikum." salam Opik sambil berdiri dan meninggalkan kedua orang tuanya menuju kamar nya.

Setelah selesai mandi, seperti yang dikatakan Abah, Opik sudah kembali duduk ditempat tadi dengan kondisi lebih bersih dan wangi dari sebelumnya.

"Nah, gitu kan jadi enak ngobrolnya." komentar ummah yang memang tidak suka dengan sesuatu hal yang berbau keringat.

"Opik, apakah kamu siap untuk menikah?" tanya Abah.

Opik sudah menduga nya, sejak awal memang kedua orang tuanya sangat Menginginkan Opik segera menikah. Tetapi, hingga kini, Opik masih belum mengenalkan Atai sekedar bercerita tentang wanita pilihannya.

"InshaaAllah, jika abah dan Ummah menghendaki Opik segera menikah, Opik siap." jawab Opik.

"Apakah ada wanita yang sedang kau cintai?" tanya Ummah.

Opik rasanya ingin mengangguk, tetapi mengingat wanita yang dicintainya justru telah menikah dengan sahabatnya sendiri, Opik memilih untuk menggeleng.

"Kalau begitu, Abah dan Ummah memutuskan untuk…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Herry Murniasih

Herry Murniasih

Opick cinta mati sama Azza, begitu dalam rasa cintanya sehingga sampai akhir hidupnya belum mau menikah, duka yang mendalam dialami orang2 terdekat opick, semoga husnul khotimah

2023-07-19

1

lihat semua
Episodes
1 Ospek 1
2 Perkenalan
3 Ospek 2
4 Ospek 3
5 Ospek 4
6 Ospek 5
7 Mawar Merah
8 Azzalia
9 Malaikat Tak Bersayap
10 Baju Kotor
11 Camping 1
12 Camping 2
13 Camping 3
14 Kecerobohan
15 Ketinggalan
16 Perjalanan Pulang
17 Kecewa
18 Belum Nembak Udah Ditolak
19 Jilbab Baru
20 Ikutan Karena Siapa
21 Di Taman Kota
22 Pembekalan
23 Sekuntum Mawar Merah
24 Mobil Mogok
25 Khawatir
26 Apa Maksudnya?
27 PDKT
28 Sebuah Pertanyaan
29 Galau
30 Lagu Baru
31 Sebuah Jawaban
32 Penyataan
33 Hadiah
34 Menghadiri Wisuda
35 Kecelakaan Terencana
36 Menikah?
37 DiMahromkan
38 Teman Tapi Menikah
39 Malam Pertama
40 Guling Hangat
41 Sahabat
42 Gugup
43 Hari pertama kuliah
44 Dia Kenapa?
45 Perhatian Kecil
46 Nasehat
47 Panggil Sayang?
48 Tidak Mengumumkan, tetapi Tidak Menyembunyikan
49 Kabar Pagi
50 Menjemput Bidadari
51 Hadiah Terakhir
52 Bayangan Cinta Pantulan Asa
53 Jodoh Akhiratku
54 Benteng Pertahanan
55 Kembali Ke Zona Nyaman
56 Rencana Liburan
57 Gantungan Kunci
58 Tidak Acc
59 Teman Jadi Idaman
60 Pengantin Baru Vs Pengantin Lama
61 Kamu Berhak Dicintai
62 Bayangan Cinta
63 Bertemu Mantan
64 Muhasabah Cinta
65 Manis
66 Prasangka
67 Sebuah Kabar
68 Oh Ternyata?
69 Kenapa?
70 Ke Pelaminan Yuk!
71 Jodoh Dunia Akhirat
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Ospek 1
2
Perkenalan
3
Ospek 2
4
Ospek 3
5
Ospek 4
6
Ospek 5
7
Mawar Merah
8
Azzalia
9
Malaikat Tak Bersayap
10
Baju Kotor
11
Camping 1
12
Camping 2
13
Camping 3
14
Kecerobohan
15
Ketinggalan
16
Perjalanan Pulang
17
Kecewa
18
Belum Nembak Udah Ditolak
19
Jilbab Baru
20
Ikutan Karena Siapa
21
Di Taman Kota
22
Pembekalan
23
Sekuntum Mawar Merah
24
Mobil Mogok
25
Khawatir
26
Apa Maksudnya?
27
PDKT
28
Sebuah Pertanyaan
29
Galau
30
Lagu Baru
31
Sebuah Jawaban
32
Penyataan
33
Hadiah
34
Menghadiri Wisuda
35
Kecelakaan Terencana
36
Menikah?
37
DiMahromkan
38
Teman Tapi Menikah
39
Malam Pertama
40
Guling Hangat
41
Sahabat
42
Gugup
43
Hari pertama kuliah
44
Dia Kenapa?
45
Perhatian Kecil
46
Nasehat
47
Panggil Sayang?
48
Tidak Mengumumkan, tetapi Tidak Menyembunyikan
49
Kabar Pagi
50
Menjemput Bidadari
51
Hadiah Terakhir
52
Bayangan Cinta Pantulan Asa
53
Jodoh Akhiratku
54
Benteng Pertahanan
55
Kembali Ke Zona Nyaman
56
Rencana Liburan
57
Gantungan Kunci
58
Tidak Acc
59
Teman Jadi Idaman
60
Pengantin Baru Vs Pengantin Lama
61
Kamu Berhak Dicintai
62
Bayangan Cinta
63
Bertemu Mantan
64
Muhasabah Cinta
65
Manis
66
Prasangka
67
Sebuah Kabar
68
Oh Ternyata?
69
Kenapa?
70
Ke Pelaminan Yuk!
71
Jodoh Dunia Akhirat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!