Seperti saat Azzalia di Semarang, dia memang tipe gadis yang suka berkegiatan fisik. Sangat jauh berbeda dengan kakaknya yang suka ngomel, tetapi sedikit gerak. Berbeda juga dengan kakak sepupunya yang di Jepang, yang juga menjadi gadis cantik dan pintar, dia tidak terlalu suka berkegiatan fisik. Baginya, waktunya akan sia-sia jika untuk main-main karena Zizi tipe gadis rumahan dan kutu buku, sehingga dia sangat tidak sejalan dengan Azzalia. Itulah sebabnya Azzalia menjadi cucu kesayangan oma Suyamti, karena tingkahnya sejak kecil memang membuat orangtua nya geleng-geleng kepala.
Pagi itu, Azzalia sudah siap dengan style olahraga nya, jilbab sport dan sebotol minum serta siap dengan sepatu ket nya juga.
"Kak, gue tinggal dulu ya." pamit Azzalia pada Dian.
"Okey." jawab Dian yang sedang menyirami tanaman.
Azzalia menaiki sepeda nya menuju taman kota yang jika ditempuh sepeda membutuhkan waktu sekitar setengah jam dari tempat tinggalnya. Sesampainya di taman kota, Azzalia memarkirkan sepedanya di tempat parkir dan menitipkannya pada tukang parkir.
Azzalia lari pagi seorang diri mengelilingi taman, dengan sesekali berhenti untuk meneguk isi botolnya berwarna hitam. Saat dirasa sudah cukup, Azzalia duduk selonjor di atas rumput menghadap kolam teratai yang ada di taman itu. Sambil meneguk air putih yang dibawanya dari rumah.
"Azzalia?" sapa seseorang.
Azzalia menoleh. Dan mendapati sesosok pria manis yang kemarin berhasil membuat jantungnya berdegup tak menentu.
"Eh, kak Opik?" jawab Azzalia.
"Sendirian aja? Boleh ikut duduk di sini?" tanya Opik sambil ikut menyelonjorkan kakinya di sebelah kanan Azzalia.
"Iya nih kak. Tentu Boleh kak." jawab Azzalia.
"Kak Opik sendirian juga?" tanya Azzalia.
"Engga. Tuh, sama Seem." kata Opik sambil menunjuk seorang laki-laki yang berjalan ke arah mereka dengan membawa dua botol air mineral.
"Seem." panggil Opik yang melambai ke arah Seem.
"Itu kan Azza. Kenapa Opik tau keberadaan Azza sih? Dan kenapa harus gabung?" batin Seem. Namun…
Bayangan Cinta Pantulan Asa
Di Taman Kota
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Herry Murniasih
Kehidupan Azza memang sedih ya, tapi dia tidak pernah melihatkan di depan orang2, dia memang selalu dewasa, ceria dan gembira, diam2 Seem dan Opik kagum padanya. semangat Azza semoga berhasil apa yang di cita2kan
2023-06-02
1