“Ini tidak mungkin, bagaimana mungkin aku bukan anak ayah Rian?” ucap Sheny tak percaya.
“Andre, adik kamu sekarang sedang berada di rumah sakit, dia membutuhkan kamu,” tutur Pak Reza membuat Sheny terkejut terutama Ariana.
“Andre kenapa Om?” Tanya Ariana.
Namun pertanyaan Ariana tak di jawab oleh Pak Reza, ia justru tetap fokus pada Sheny.
“Ikutlah, dia Papa kamu!” Ucap Ha Yun tiba-tiba membuat semuanya menoleh ke arahnya.
“Untuk apa kamu ke sini?” Sungut Ibu Sarita.
“Sheny kamu akan menyesal jika kamu sampai kehilangan adik kamu,” lanjut Ha Yun.
Akhirnya Sheny pun memutuskan untuk ikut Pak Reza, di situ Ibu Sarita juga Ariana sempat melarang Sheny untuk pergi, namun Sheny harus pergi menyelamatkan Andre, sehingga Sheny enggan mendengarkan permintaan ibunya.
Sepeninggalnya Sheny, terlihat Ha Yun masih ada di sana. Tentu hal itu semakin membuat ibu Sarita marah kepada Ha Yun.
“Kamu benar-benar kurang aj*r.” Sungutnya sambil memuk*L Ha Yun namun di hentikan Ariana.
“Tidak perlu hentikan Ri,” sungut ibu Sarita kembali.
“Maafkan saya! Sebenarnya saya sudah lama tahu, namun Ha Yun diam, tapi kali ini nyawa Andre taruhannya, dia sedang sekarat di rumah sakit, dan kamu Ariana, bukannya kamu pacarnya Andre, kenapa kamu hanya diam di sini, apakah kamu tidak mau menengok dia?” Tanya Ha Yun.
Ariana menghela napas kemudian berkata, “Aku sudah putus sama Andre.”
“Apa!” Ujar Ha Yun kaget.
“Lebih baik kamu pergi dari sini, sekarang kamu sudah bisa mengambil Sheny kan,” usir ibu Sarita.
“Saya permisi.” Pamit Ha Yun seraya ingin mencium tangan ibu Sarita namun di tolak.
Di sisi lain Sheny tengah berada di jalan menuju rumah sakit dan duduk berdampingan dengan Pak Reza.
Pak Reza sesekali melihat ke arah putrinya, ia mengingat saat Pak Haris mengatakan jika Sheny adalah putrinya.
*Flashback on*
“Putrimu masih hidup,” ucap Pak Haris tiba-tiba tanpa menoleh ke arah Pak Reza.
Tentu hal itu membuat Pak Reza juga Saira l…
Sang Dokter Cinta
bab 91
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments