“Aku harus segera mungkin mengambil tindakan.” Sungutnya kemudian melangkah masuk ke dalam rumah.
Ibu Mitha mondar-mandir di kamarnya sambil berpikir apa yang harus ia lakukan untuk menyingkirkan Soni.
“Ah... Aku tahu caranya,” ujarnya sambil tersenyum.
Di sisi lain Saira sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Saira masih penasaran dengan Soni. Selama hampir dua puluh tahun ia tidak pernah bertemu dengan Soni, namun tiba-tiba pria itu mengaku sebagai sepupu dari ibu sambungnya itu.
“Aku yakin mereka berbohong.” Ujar terus fokus menyetir.
Sebuah pesan pun masuk.
(Mas Verrel ngamuk-ngamuk)
“Dasar itu bocah, selalu bikin repot, aku kan izin tidak enak badan, eh malah ini anak merepotkan.” Keluh Saira.
Verrel benar-benar berusaha untuk merepotkan Saira, karena Saira lah yang berani menyuruhnya pulang sedangkan Dokter lain malah meminta Verrel tidak pulang.
Bahkan sesampai di sana Saira harus berusaha keras agar Verrel mau terapi.
“Jika kamu tidak mau terapi lebih baik pulang,” sungut Saira sudah kesal.
Verrel tersenyum.
“Dokter mengusir pasien Dokter sendiri?”
Sontak Saira cukup terkejut karena biasanya Verrel menyebut kata loe pada dirinya, namun kini justru Verrel memanggilnya dengan sebutan Dokter.
“Dokter Saira!” Panggil Verrel dan membuat lamunan Saira buyar.
“Ya sudah ayo terapi, jangan hanya rebahan di kasur, jika hanya diam saja kapan kamu akan sembuh,”
Verrel mengangguk sambil terus menatap wajah Saira.
Sepanjang terapi Verrel justru lebih fokus menatap wajah Saira di banding dengan terapi. Sehingga tanpa Saira sadari Bisma yang memperhatikan keduanya saat pintu kamar Verrel terbuka merasa amat cemburu. Ap!-api cemburu itu kian meradang saat Verrel terus mengeluh dan ingin Saira di papah Saira.
“Itu cowok belum aku kasih pelajaran.” Ujarnya seraya berniat masuk ke kamar VIP Verrel namun di tarik oleh Ha Yun.
Ia tahu jika adik sepupunya kini tengah di landa api cemburu, tentu siapa yang rela jika wanita pujaan hatinya dekat dengan pria lain, bahkan terlihat…
Sang Dokter Cinta
bab 47 (Jenny mengganggu Sheny)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
anjurna
Satu pemikiran kita
2024-07-17
0
anjurna
Narsis😂
2024-07-17
0