*selamat membaca*
Tak peduli Ha Yun bersalah atau pun tidak, baginya tetaplah dalam tubuh Ha Yun mengalir darah orang yang telah mengh*ncurkan kehidupannya.
“Bunda.” Sapa Sheny saat sadar jika ibu Sarita ada di balik pintu seraya menghampiri ibundanya itu.
Ibu Sarita yang kepergok putri sulungnya itu segera menyeka air matanya agar tidak ketahuan oleh Sheny.
“Bunda nangis?”
“Tidak! Kamu ini,” sungut Ibu Sarita.
“Ohh iya apa sarapannya sudah siap?” lanjut Ibu Sarita seraya melangkah ke arah dapur.
“Sudah Bun,”
Tak ingin membuat Sheny curiga, Ibu Sarita terus mengalihkan pembicaraan dan menyibukkan diri dengan menuangkan nasi pada piring.
“Sheny apa kamu tidak mau sarapan?” tegur ibu Sarita.
Sheny yang sedari tadi berdiri di balik pintu belakang dekat dapur pun langsung bergegas ke arah meja makan untuk sarapan bersama.
Sambil sarapan Sheny terus melirik ibundanya itu. Bukannya ia tak percaya hanya saja ibu Sarita yang sangat keras memang sangat jarang menangis apalagi semenjak kepergian mendiang ayahnya, seakan ia tak pernah melihat ibu Sarita menangis kecuali di saat pemakaman chef Rian tujuh tahun silam.
“Apa Bunda ada masalah?” gumam Sheny dalam hatinya.
“Kak Sheny kenapa melamun?” tanya Ariana khawatir.
“Ah tidak kok Ri.” Jawab Sheny seraya menyuapkan nasi ke mulutnya.
“Ya sudah Riri berangkat dulu ya Takut telat!” pamit Ariana seraya mencium tangan ibu juga kakaknya.
Ariana pun berangkat ke sekolah, kali ini ia ada kelas olah raga yang mana ia dan kelompoknya akan melawan kelompok Mawar main basket untuk nilai olah raganya.
Di dalam kelas satu kelas ada enam kelompok yang mana tiap kelompok terdapat lima orang.
“Mawar itu jago main basket katanya,” tutur salah seorang teman dari kelompok Ariana.
“Jangan salah, Riri juga jago kan,” puji salah seorang tim kelompok Ariana.
“Jangan terlalu memikirkan hal itu, yang penting kita Kompak, dan lakukan tugas kita masing-masing,” tutur Ariana.
“Siap.” Jawab mereka bersamaan.
Pertandingan s…
Sang Dokter Cinta
bab 40
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚙𝚊𝚗𝚊𝚜 𝚙𝚊𝚗𝚊𝚜 𝚙𝚊𝚗𝚊𝚜, 🔥🔥🔥
2024-07-14
0
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
𝚜𝚒𝚗𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚊 𝚋𝚐𝚝
2024-07-14
0
anjurna
/Rose//Rose/ dua mawar untuk Kakak...
2024-06-11
0