“Kamu ingin kita pesan satu kamar?” Sungut Ariana.
“bukan seperti itu, ya sudah kita cari penginapan yang murah, agar kita bisa cukup membayar dua kamar,” jelas Andre.
Ariana kemudian tertawa melihat ekspresi Andre yang takut saat Ariana marah.
“Kenapa kamu tertawa?” Tanya Andre bingung.
Ariana kemudian memegang kedua tangan Andre seraya berkata, “Pacarku, aku cuma bercanda kok, kamu serius amet sih.” Papar Ariana.
“Aku pikir kamu benar-benar marah,”
“Mana mungkin aku marah,”
“Ya sudah kita cari kendaraan,” ujar Andre.
Ariana mengangguk.
Matahari pun mulai terbenam, keduanya masih terus berjalan mengelilingi daerah Jetis, Akhirnya setelah berjalan kaki cukup jauh, keduanya akhirnya menemukan tempat yang pas untuk mereka. Segera mereka merebahkan tubuh mereka untuk mengistirahatkan tubuh mereka yang sudah teramat lelah, karena perjalanan mereka masih panjang dan belum di mulai, dan masih banyak hal yang harus mereka gali.
Keesokan harinya.
Keduanya mulai mengelilingi kota Jetis menggunakan becak untuk mempermudah pencarian mereka. Sesekali mereka turun menanyakan tentang rumah Pak Amir Hamzah. Karena Andre tak mendapatkan detail alamat Pak Amir, ia hanya mendapatkan info jika rumah Pak Amir berada di daerah Jetis, sehingga tentu tak mudah mencari sebuah rumah dengan hanya sekilas itu saja.
Namun Andre tak ingin menyerah begitu saja tanpa ada hasil. Sinar matahari siang pun mulai menyengat dan berada tepat di atas kepala.
Mereka kala itu sudah turun dari becak dan memilih berjalan kaki melewati setiap gang yang ada di ada daerah Jetis.
“Bagaimana kita bisa menemukan Pak Amir?” keluh Andre.
“Kamu harus semangat, kamu sudah berusaha sejauh ini, jika kamu tidak semangat, bagaimana kamu bisa menemukan Pak Amir,”
Andre masih terdiam kemudian membenarkan apa yang di katakan oleh Ariana.
“Betul kamu bilang, pokoknya aku tidak akan kembali ke Jakarta sampai bisa menemukan Pak Amir,” tegas Andre.
“Gitu dong, oh iya bagaimana kalau kita berhenti di depan sana yuk! Sekalian…
Sang Dokter Cinta
Bab 21 (Ariana Dan Andre di Yogyakarta)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
hayo loh ada apa nih?
2024-05-29
0
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
why, ada apa gerangan?
2024-05-29
0
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
kasihan dirimu Ha Yun, sabar ya
2024-05-29
0