“Baiklah, ingat kamu harus memutuskan hubungan kalian malam ini, jika perlu buat Sheny membencimu,”
Ha Yun menghela napas berat, kemudian kembali berkata, “Baik om.”
Ia mengingat jika Jenny tadi sore mengajaknya bertemu, akan tetapi Ha Yun menolak tawaran Jenny.
Ha Yun akhirnya dengan terpaksa menghubungi Jenny dan menyuruh gadis yang satu kelas dengan Sheny itu untuk datang ke rumahnya.
“Aku tunggu kamu lima belas menit dari sekarang, kalau lewat maka aku tidak akan membukakan pintu,” ancam Ha Yun.
“Baik kak, aku pasti akan datang,” jawab Jenny dari seberang sana.
Dengan buru-buru Jenny pergi ke rumah Ha Yun, bahkan saking takutnya telat, Jenny sampai mengendarai mobilnya sendiri karena sopirnya terlalu lelet.
Dan beruntung dalam waktu tiga belas menit, Jenny telah sampai di depan rumah Ha Yun, akan tetapi tentu ia mengalami banyak hambatan karena memasuki rumah Ha Yun tidak mudah, pemeriksaan demi periksaan di lakukan demi keamanan Ha Yun.
“Kamu telat tiga menit.” Sungut Ha Yun sambil melihat Arloginya saat Jenny memasuki ruang tamu.
“Tadi di depan itu,”
Belum selesai Jenny menjelaskan, Ha Yun sudah menyodorkan sebuah berkas.
Ia membuka berkas itu, dalam berkas itu, terlihat jika Ha Yun menulis dengan tangannya sendiri, namun yang membuat Jenny kaget bukanlah tulisan tangan Ha Yun, melainkan isi surat itu, di mana Ha Yun meminta Jenny untuk menjadi kekasihnya secara kontrak selama tiga bulan namun di situ Jenny di larang meminta apa pun, karena setiap aturan ada di tangan Ha Yun.
“pacar kontrak?” tanya Jenny memastikan.
“Iya atau tidak?” tekan Ha Yun.
“Kak Ha Yun benaran mau kita pacaran kontrak?” tanya Jenny kembali masih tak percaya.
“Kamu banyak nanya juga ya,” sungut Ha Yun seolah tak ada manis-manisnya.
“Tentu saja Jenny mau, tapi kenapa tidak pacaran asli saja,”
“Keluar,” sahut Ha Yun.
“Iya.. iya!” kata Jenny kemudian menandatangani surat yang di berikan Ha Yun.
Ha Yun pun dengan cepat…
Sang Dokter Cinta
bab 105
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments