2.TUMBUH DIAM DIAM

Hari demi hari berlalu di kelas 11D. Di antara tugas-tugas sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan obrolan santai sepulang sekolah,keempat sahabat itu semakin tak terpisahkan. Seperti empat sisi pada satu kubus,berbeda tapi saling melengkapi.

Kenzo yang pendiam dan tenang, Raka yang penuh semangat dan humor, Nayla yang ekspresif dan penuh warna, serta Keira yang cerdas namun tajam lidahnya. Empat orang dengan karakter bertolak belakang yang justru menciptakan harmoni.

Pagi itu, mereka berempat duduk di bangku taman sekolah. Sinar matahari menembus celah dedaunan, dan suara tawa mereka mengalir seperti aliran air yang riang.

“Aku tuh ya heran sama Keira,” kata Raka sambil menyeruput es teh dari kantin. “Mukanya kalem, tapi kata-katanya bisa bikin orang ganti jurusan.”

“Lebih baik ganti jurusan daripada ganti prinsip, Rak,” sahut Keira santai, membuat Nayla tertawa terpingkal-pingkal.

Kenzo hanya tersenyum sambil memperhatikan mereka dari samping. Matanya sesekali melirik ke arah Nayla, yang sedang menahan perutnya karena terlalu banyak tertawa.

Ada sesuatu yang hangat saat melihatnya tertawa seperti itu.

Setelah bel berbunyi, mereka kembali ke kelas. Hari itu pelajaran Biologi. Pak Satria, guru mereka, tiba-tiba mengumumkan tugas kelompok.

“Kelompoknya empat orang. Bebas, tapi jangan asal pilih. Harus bisa kerja sama. Minggu depan dikumpulkan.”

Tanpa berpikir panjang, Raka langsung berdiri. “Pak! Saya, Keira, Nayla, sama Kenzo satu kelompok, ya!”

“Udah cocok sih,” kata Pak Satria sambil mengangguk. “Empat sekawan, ya?”

Tugas itu menjadi alasan mereka sering berkumpul di rumah Nayla sore hari. Di ruang tamu yang nyaman dan penuh dengan komik, mereka belajar, berdiskusi... dan kadang terlalu banyak ketawa sampai lupa waktu.

Dan di setiap pertemuan itu, Kenzo mulai menyadari satu hal: hatinya tak bisa diam ketika Nayla tersenyum padanya lebih lama dari biasanya. Ketika mereka berdiskusi dan mata mereka bertemu, ada percikan aneh di dadanya.

Nayla pun mulai merasakan hal serupa. Ia tak tahu kapan tepatnya, tapi... Kenzo tak lagi hanya sekadar teman barunya. Ia seperti... seseorang yang ingin ia lihat setiap hari.

Namun, di balik kehangatan itu, Keira perlahan menyadari perubahan sikap Nayla dan Kenzo. Ia tak mengatakan apa-apa, hanya memperhatikan. Dan Raka? Ia masih sibuk bercanda dan membuat suasana cair, tanpa tahu bahwa dua sahabatnya mulai bermain api dalam hati masing-masing.

Dan saat sore itu mereka pamit pulang, Raka dan keira pulang duluan karena sudah di suruh pulang oleh orang tua mereka.dan hanya tinggal Kenzo dan Nayla di depan rumah.

“Eh, Ken...” panggil Nayla.

Kenzo menoleh.

“Kamu suka pelajaran Biologi, nggak?”

Kenzo mengerutkan alis. “Hah? Kenapa nanyanya gitu?”

Nayla tertawa kecil. “Nggak tahu. Cuma... pengen nanya aja. Kadang pengen ngobrol hal-hal random sama kamu.”

Kenzo menatapnya sejenak. Lalu, ia tersenyum.

“Aku juga.”

Dan dari situlah, mereka mulai berbicara lebih banyak. Lebih lama. Dan lebih dalam.

Tanpa kata “cinta” pun, sesuatu sudah tumbuh diam-diam di antara mereka.

Kenzo dan Nayla duduk di teras sambil menikmati sore yang hangat.

Langit berwarna jingga keemasan, dan angin berembus pelan. Nayla muncul dari dalam rumah membawa dua gelas es stroberi.

“Nih, es stroberi buat kamu,” katanya sambil menyerahkan satu ke Kenzo.

Kenzo menerimanya dengan senyum canggung. “Makasih... Ini minuman favorit kamu, kah?”

Nayla mengangguk, lalu duduk di sebelahnya. “Iya, tapi aku penasaran kamu suka nggak.”

Kenzo mencicipi sedikit, lalu mengangguk. “Enak... Rasanya manis, tapi ada asamnya dikit.”

Nayla tersenyum puas. “Kayak hidup, ya?”

Kenzo menoleh. “Apanya?”

“Kadang manis... kadang asam... tapi tetap dinikmati bareng-bareng, jadi lebih ringan.”

Kalimat sederhana itu membuat dada Kenzo terasa hangat. Ia menatap Nayla, tapi Nayla sedang menatap langit. Pipinya sedikit memerah, entah karena sinar senja... atau karena hatinya yang berdegup tak karuan.

Tiba-tiba, angin meniup rambut Nayla, membuat helaian tipis menutupi wajahnya. Dengan gerakan spontan, Kenzo menyibakkan rambut itu dari pipinya.

“Eh...” Nayla kaget. Matanya bertemu mata Kenzo, dan waktu seakan berhenti.

Jarak wajah mereka hanya beberapa jengkal. Sunyi menyelimuti mereka sejenak.

Kenzo segera menarik tangannya, gugup. “M-maaf... refleks aja.”

Nayla menggeleng cepat, wajahnya memerah. “Nggak apa-apa... Aku... malah seneng...”

Mereka terdiam beberapa saat, sebelum Nayla bicara lagi, suaranya pelan.

“Kenzo... kamu pernah suka sama seseorang, tapi takut merusak hubungan yang udah ada?”

Kenzo menunduk. “Pernah...”

“Terus kamu ngapain?”

“Diam. Tapi diam itu... nyakitin juga.”

Nayla menoleh pelan. “Kenapa?”

“Karena kadang... perasaan yang dipendam terlalu lama bisa hilang arah.”

Nayla tersenyum tipis. “Mungkin... perasaan itu cuma butuh satu momen untuk muncul, ya?”

Mereka bertatapan lagi.

Dan saat itu, tidak ada pelukan atau genggaman tangan. Tapi... cukup dengan mata yang bicara, keduanya tahu perasaan itu telah tumbuh.

★SELANJUTNYA★

Episodes
1 1.AWAL DARI SEMUA CERITA
2 2.TUMBUH DIAM DIAM
3 3.TAKUT TERLALU PERCAYA DIRI
4 4.MELINDUNGI ORANG YANG DICINTAI
5 5.TERTAWA BERSAMA,DEKAT TANPA SADAR
6 6.PAGI YANG MELELAHKAN, TAPI MENYENANGKAN
7 7.RAKA DAN DUNIA MIMPINYA
8 8.TUGAS DADAKAN DAN KEJUTAN MANIS
9 9.AKU SELALU MENJAGA ITU
10 10.AKU SUKA KAMU
11 11.PASANGAN BARU DI SEKOLAH
12 12.KENCAN PERTAMA YANG BIKIN DEG DEGAN
13 13.SAAT DUNIA MULAI TAHU
14 14.DIAM YANG MENGGANJAL
15 15.DIBAWAH SENJA
16 16.JARAK YANG TAK TERUCAP
17 17.LUKA DI BALIK DIAM
18 18.SEMUA TERUNGKAP
19 19.BAYANGAN MASA LALU
20 20.DIAM YANG MENYAKITKAN
21 21.PERASAAN TAK NYAMAN
22 22.KEPUTUSAN DI TENGAH MALAM
23 23.BAYANGAN BAHAYA YANG NYATA
24 24.TEMAN LAMA
25 25.PERTEMUAN YANG TAK TERDUGA
26 DI DEPAN GUDANG NERAKA
27 27.JALAN MENUJU TITIK AKHIR
28 28.WAJAH ASLI DARI BAYANGAN
29 29.LUKA YANG TAK TERLIHAT
30 30.OPERASI RAHASIA DIMULAI
31 31.GADIS DI RUANG TERKURUNG
32 32.SEKEJAP SEBELUM BADAI
33 33.PANGGILAN KEBENARAN
34 34.DATANGNYA BALA BANTUAN
35 35.LUKA LAMA,DENDAM LAMA
36 36.PERTARUNGAN ANTARA DUA ORANG KUAT
37 37.TENDANGAN RAJA
38 TIPUAN YANG MEMATIKAN
39 39.TAWARAN TAK TERDUGA
40 40.AKU JALAN BARENG KAMU HARI INI
41 41.DIAM DIAM TUMBUH RASA
42 42.KENAIKAN KELAS
43 43.HARI PERTAMA
44 44.TRIO BUCIN
45 45.PASANGAN BARU
46 46.MAKAN MALAM BERSAMA PASANGAN BARU
47 47.PENGUMUMAN TAK TERDUGA
48 48.TEMPAT PENUH KENANGAN
49 49.PULANG BERSAMA
50 50.PERPISAHAN YANG MANIS
51 51.Di Sampingmu Saat Kau Lemah
52 52.DIBERI RESTU
53 53.PERPISAHAN YANG MENYEDIHKAN
54 54.SATU PER SATU PERGI
55 55.DEMI MASA DEPAN
56 56.DIA TELAH KEMBALI
57 57.TUAN PUTRI DI RUMAH SANG PANGERAN
58 58.HARI BAHAGIA
59 59.IMPIAN YANG TERWUJUD
Episodes

Updated 59 Episodes

1
1.AWAL DARI SEMUA CERITA
2
2.TUMBUH DIAM DIAM
3
3.TAKUT TERLALU PERCAYA DIRI
4
4.MELINDUNGI ORANG YANG DICINTAI
5
5.TERTAWA BERSAMA,DEKAT TANPA SADAR
6
6.PAGI YANG MELELAHKAN, TAPI MENYENANGKAN
7
7.RAKA DAN DUNIA MIMPINYA
8
8.TUGAS DADAKAN DAN KEJUTAN MANIS
9
9.AKU SELALU MENJAGA ITU
10
10.AKU SUKA KAMU
11
11.PASANGAN BARU DI SEKOLAH
12
12.KENCAN PERTAMA YANG BIKIN DEG DEGAN
13
13.SAAT DUNIA MULAI TAHU
14
14.DIAM YANG MENGGANJAL
15
15.DIBAWAH SENJA
16
16.JARAK YANG TAK TERUCAP
17
17.LUKA DI BALIK DIAM
18
18.SEMUA TERUNGKAP
19
19.BAYANGAN MASA LALU
20
20.DIAM YANG MENYAKITKAN
21
21.PERASAAN TAK NYAMAN
22
22.KEPUTUSAN DI TENGAH MALAM
23
23.BAYANGAN BAHAYA YANG NYATA
24
24.TEMAN LAMA
25
25.PERTEMUAN YANG TAK TERDUGA
26
DI DEPAN GUDANG NERAKA
27
27.JALAN MENUJU TITIK AKHIR
28
28.WAJAH ASLI DARI BAYANGAN
29
29.LUKA YANG TAK TERLIHAT
30
30.OPERASI RAHASIA DIMULAI
31
31.GADIS DI RUANG TERKURUNG
32
32.SEKEJAP SEBELUM BADAI
33
33.PANGGILAN KEBENARAN
34
34.DATANGNYA BALA BANTUAN
35
35.LUKA LAMA,DENDAM LAMA
36
36.PERTARUNGAN ANTARA DUA ORANG KUAT
37
37.TENDANGAN RAJA
38
TIPUAN YANG MEMATIKAN
39
39.TAWARAN TAK TERDUGA
40
40.AKU JALAN BARENG KAMU HARI INI
41
41.DIAM DIAM TUMBUH RASA
42
42.KENAIKAN KELAS
43
43.HARI PERTAMA
44
44.TRIO BUCIN
45
45.PASANGAN BARU
46
46.MAKAN MALAM BERSAMA PASANGAN BARU
47
47.PENGUMUMAN TAK TERDUGA
48
48.TEMPAT PENUH KENANGAN
49
49.PULANG BERSAMA
50
50.PERPISAHAN YANG MANIS
51
51.Di Sampingmu Saat Kau Lemah
52
52.DIBERI RESTU
53
53.PERPISAHAN YANG MENYEDIHKAN
54
54.SATU PER SATU PERGI
55
55.DEMI MASA DEPAN
56
56.DIA TELAH KEMBALI
57
57.TUAN PUTRI DI RUMAH SANG PANGERAN
58
58.HARI BAHAGIA
59
59.IMPIAN YANG TERWUJUD

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!