Asap masih mengepul di antara lorong-lorong gudang itu. Tubuh-tubuh musuh tergeletak, merintih kesakitan, beberapa bahkan tidak bisa bangkit lagi.
Di tengah semua itu, hanya satu sosok yang masih berdiri kokoh,Jay.
Baju sobek di beberapa bagian, pelipisnya sedikit berdarah, tapi tatapannya tetap tajam.
"Habis juga..." gumam Jay, sembari mengatur napas.
Salah satu anggota geng yang masih sadar merangkak, mencoba mengambil senjata tajam dari saku.
Jay menoleh... dan tanpa ragu, menendangnya hingga mental ke tembok.
Suasana hening.
Anggota OSIS dan Keira yang menyaksikan itu dari kejauhan menatap dengan kagum.
“Dia... seperti tembok pertahanan terakhir…” bisik salah satu siswa OSIS.
Clarissa mendekat dengan napas berat. “Terima kasih, Jay. Kalau kamu nggak datang, mungkin semuanya sudah berakhir buruk.”
"iya..sama sama."jawab Jay.
Jay menatap lorong yang mulai sepi. Para musuh tak lagi berdiri, hanya rintihan yang tersisa. Setelah memastikan Clarissa dan yang lain dalam kondisi aman, dia memutar lehernya dan menoleh pada anggota OSIS yang masih berdiri.
"Kita belum selesai. Ayo, bantu Kenzo dan Reno," ucap Jay.
"Siap!" jawab mereka serempak.
Mereka berlari, menembus malam, menuju suara dentuman dan jeritan dari arah lain gudang. Saat tiba, mereka langsung menyaksikan pertempuran brutal.Kenzo dan Reno tengah dihimpit dari segala arah, namun tetap bertarung garang seperti binatang buas.
Jay langsung melompat ke arah dua musuh yang hendak menyerang Reno dari belakang. Dengan satu pukulan, dia membuat keduanya tak sadarkan diri. Anggota OSIS lainnya ikut bertempur, dan keadaan mulai berubah drastis.
Reno sempat melirik Jay sambil tersenyum miring. "Akhirnya lo datang juga."
"Gue nggak mungkin ninggalin kalian," jawab Jay.
Kenzo, yang kini berdarah di pelipis, menatap medan tempur yang mulai dikendalikan mereka. "Hajar habis, jangan kasih celah!"
Dengan kekuatan penuh dari Jay dan OSIS, mereka mulai melibas pasukan musuh satu per satu. Serangan mereka tertata, koordinasi ra…
BAYANG CINTA DAN RAHASIA
34.DATANGNYA BALA BANTUAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments