Pelajaran Matematika sedang berlangsung dengan suara lembut tapi mematikan dari Pak Arman. Angka-angka dan rumus terus mengalir di papan tulis, sementara sebagian murid terlihat berjuang mempertahankan kesadarannya.
Di bangku belakang, Raka sudah tumbang.
Kepalanya miring ke kiri, mulut sedikit terbuka, dan sesekali mengeluarkan dengkuran kecil yang sangat jelas di tengah sunyinya kelas.
Kenzo, yang duduk di sebelahnya, menutup mulut sambil menahan tawa.
Nayla, dari bangku serong depan, menoleh ke belakang dan melirik Keira. Keduanya juga hampir meledak melihat ekspresi tidur Raka yang damai banget… kayak habis menyelamatkan dunia.
Kenzo berbisik, “Bro ini bener-bener, tidur pas Pak Arman lagi ngasih soal... gila, mental baja.”
Keira mencolek Nayla pelan. “Gimana kalau kita bangunin dia pakai cara elegan?”
Nayla menahan tawa. “Elegan versi kamu tuh gimana?”
Kenzo diam-diam mengeluarkan penghapus kecil dari laci mejanya, lalu mengayunkan perlahan dan…
JLEB!, tepat mengenai jidat Raka.
“Ugh…” Raka terbangun kaget.lalu langsung duduk tegak. “Saya setuju, Pak!” serunya spontan.
Seluruh kelas menoleh.
Pak Arman menaikkan alis. “Setuju apa, mas Raka?”
Raka bengong beberapa detik. “…Setuju kalau… matematika itu penting, Pak.”
Suasana kelas langsung tertawa pelan. Nayla dan Keira sampai menutup wajah mereka agar tidak terlalu mencolok. Kenzo tampak hampir jatuh dari kursi menahan ngakak.
Pak Arman menghela napas. “Kalau matematika itu penting, berarti kamu juga harus hadir sepenuhnya di pelajaran ini, bukan hanya tubuhnya, tapi juga jiwanya.”
“Siap, Pak,” jawab Raka sambil menepuk pipinya sendiri, “saya sudah kembali dari dunia mimpi.”
Pak Arman melanjutkan pelajaran sambil geleng-geleng kepala. Sementara itu, Raka menoleh pelan ke Kenzo. “Bro, siapa yang ngelempar penghapus barusan?”
Kenzo dengan wajah polos menjawab, “Mungkin malaikat pencabut ngantuk…”
Keira berbisik ke Nayla, “Mereka tuh konyol banget.”
Nayla tersenyum, lalu menjawab pelan, “Iya, tapi lucunya bikin har…
BAYANG CINTA DAN RAHASIA
7.RAKA DAN DUNIA MIMPINYA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments
Tegar Aditya
makasih kk
2025-05-26
0
qiuqiu
Hiks, udah abis. Pengen lagi baca semua karya author luar biasa ini!
2025-05-26
1