Senin pagi datang dengan udara yang terasa berbeda.
Biasanya, Nayla akan menyapa Davin yang duduk di bangku belakang kelas dengan senyum cerahnya. Tapi hari ini, saat Nayla melangkah masuk, Davin tidak menoleh sama sekali. Tatapannya kosong ke luar jendela, seolah tidak ada siapa-siapa di kelas.
Nayla mendekat pelan.
“Pagi, Davin…” ucapnya ragu.
Tidak ada respons. Hanya helaan napas pelan dari Davin sebelum ia berdiri dan pergi ke luar kelas, seolah menghindari segalanya.
Nayla terdiam, canggung. Matanya perlahan menoleh ke Kenzo yang sejak tadi mengamati dari bangkunya. Wajah Kenzo penuh tanya, dan Nayla hanya membalasnya dengan anggukan kecil… seakan mengatakan, ‘aku juga nggak tahu kenapa’.
Hari-hari berlalu, dan sikap Davin semakin menjauh. Ia tidak lagi ikut duduk bersama saat makan siang. Tidak lagi ikut bercanda. Tidak lagi tersenyum saat Nayla bercerita.
Sampai pada suatu hari, Keira masuk ke kelas dengan ekspresi cemas.
“Kalian… udah denger belum?” bisiknya ke Kenzo dan Nayla.
“Dengar apa?” tanya Kenzo.
“Katanya, Nayla pacaran sama Kenzo itu cuma buat bikin Davin cemburu… Ada yang lihat Davin jalan sendirian sambil ngomong sendiri katanya, terus bilang Nayla dulu suka sama dia…”
Deg. Nayla menoleh cepat.
“Apa?! Siapa yang ngomong gitu?” wajahnya memerah, bukan karena marah, tapi karena kaget dan takut.
Raka menyusul, “Bukan cuma itu… Ada juga yang bilang hubungan kalian itu main-main. Banyak yang ngomong di belakang, Nay.”
Wajah Nayla mendadak suram. Ia berdiri dan pergi keluar kelas, tanpa sepatah kata.
Kenzo mengejar, menahan tangannya. “Nayla, hey… jangan dipikirin, kita bisa jelasin..”
“Aku cuma… nggak suka dilihat kayak gitu, Zo. Aku nggak main-main sama kamu… tapi kenapa orang-orang mikirnya begitu?”
Suasana menjadi berat. Kenzo menggenggam tangan Nayla lebih erat.
“Aku tahu kamu nggak main-main. Dan aku juga nggak main-main sama kamu,” katanya lembut. “Tapi kalau kamu sedih begini… aku juga ikut sedih, Nay.”
Nayla tersenyum tipis, tapi air matanya ja…
BAYANG CINTA DAN RAHASIA
16.JARAK YANG TAK TERUCAP
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments