ke esokannya Nayla baru saja keluar dari toko buku ketika ponselnya berdering.
Davin: “Kamu bisa ketemu aku sebentar? Di taman dekat sekolah. Ada hal penting yang harus aku bilang langsung.”
Nayla sempat ragu. Tapi rasa penasaran dan rasa bersalahnya membuatnya mengiyakan.
Setiba di taman, Davin sudah duduk di bangku panjang. Ia tampak berbeda,lebih tenang tapi penuh aura yang sulit dijelaskan.
“Nayla...” ucapnya tanpa basa-basi. “Maaf sudah muncul tiba-tiba.”
Nayla duduk perlahan di ujung bangku. “Kamu mau ngomong apa?”
Davin menghela napas. “Aku tahu kamu dan Kenzo udah pacaran. Dan... aku juga tahu, aku salah karena diam terlalu lama.”
Nayla menunduk. Ia tak ingin menyakiti Davin, tapi juga tak bisa pura-pura tidak tahu perasaannya.
“Maaf, Davin...” suaranya pelan. “Aku gak pernah bermaksud buat bikin kamu terluka.”
Davin menatap ke langit, lalu menoleh ke Nayla dengan tatapan kosong.
“Aku cuma pengen tahu... kalau aku bilang dari awal, semuanya bakal beda gak?”
Nayla tidak bisa menjawab. Lidahnya kelu. Hati kecilnya tahu... tidak akan.
“Aku gak bisa balikin waktu, Davin. Tapi aku harap kamu bisa move on. Kamu temanku… dan aku gak mau kehilangan kamu sebagai teman.”
Davin tersenyum, tapi matanya tak ikut tersenyum.
“Kamu tahu, Nayla? Rasanya kayak... kehilangan sesuatu yang bahkan belum pernah benar-benar aku miliki.”
Nayla nyaris meneteskan air mata, tapi ia tahan.
“Maaf…”
Davin berdiri perlahan. Sebelum pergi, ia berkata:
“Kalau suatu saat kamu sadar dia bukan orang yang tepat, mungkin kamu akan ingat aku.”
Ia pergi tanpa menoleh. Dan Nayla hanya bisa duduk diam, merasa campur aduk antara rasa bersalah, lega, dan bingung.
Sore itu, Nayla baru pulang dari rumah Keira. Jalanan cukup sepi, dan langkahnya sedikit cepat karena awan mendung mulai menggulung di langit.
Tapi sebelum ia bisa mencapai gang besar menuju jalan utama, sebuah mobil van hitam berhenti di depannya.
"Eh? Siapa..."
Belum sempat ia bereaksi, dua orang bertopeng langsung keluar dan menariknya deng…
BAYANG CINTA DAN RAHASIA
25.PERTEMUAN YANG TAK TERDUGA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments