Parto tak habis pikir dengan apa yang dilakukan warga. Dengan seenak hati dan sangat kasar, mereka mengeluarkan barang bawaan Parto dari ranselnya. Diacak-acak lebih tepatnya.
Parto berdiri pasrah di tengah halaman rumah pak Ngatnu, seakan dia adalah tersangka dalam proses sidang.
“Periksa dompetnya!” seru warga lainnya menuding kejam pada Parto yang hanya berdiri pucat tak memiliki tenaga untuk melawan.
Lasmi mendekat dan berdiri di dekat Parto dengan kedua tangan ia sarungkan ke kantong celana olahraganya. Ia membuang napas kasar, menatap jengah pada keberingasan dan kebrutalan para warga di halaman rumahnya.
“Dasar orang-orang kerasukan,” gumamnya lirih hampir tak terdengar.
“Hm? Ngomong apa?” balas Parto pun lirih. Ia begitu frustasi dengan apa yang dilihatnya.
“Budek!” Dengan acuh Lasmi kembali meninggalkan Parto, lalu berjalan keluar meninggalkan pekarangan rumah itu.
“Kenapa bocah itu ngeselin! Makin kacau saja nasibku di sini!” gerutu Parto dengan lemas.
“Nggak ada apa-apa diransel dan dompetnya, cuma uang seratus ribu!” lapor seorang warga setelah puas mengacak-acak ransel dan dompet milik Parto.
“Katakan hei orang asing! Dimana kamu menyembunyikan uang-uang yang kamu ambil dari warga!” cerca salah satu warga dengan berapi-api seperti sedang berbicara dengan penjahat yang sebenarnya.
‘Seratus ribu?’ pekik Parto dalam hati, tak percaya dengan ucapan warga itu.
Parto menaikkan sebelah alisnya, beberapa kali menggelengkan pelan kepalanya, ia yakin betul berapa jumlah uangnya di dompet. Jadi, waktu warga itu mengatakan hanya seratus ribu yang tertinggal, rasanya itu sangat sulit dipercaya.
Masih dengan dahi yang berkerut karena bingung, Parto melangkah cepat menghampiri dua pria yang duduk di teras rumah Pak Ngatnu, masih dengan ransel dan dompet Parto di depan mereka.
Parto berjongkok, namun bukannya membereskan barang-barangnya, ia justru meneliti lagi dompet dan isi ranselnya.
“Kamu pura-pura mencari apa?” tanya pak Jumar, yang tadinya menggeledah rans…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Tuyul?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
apes bener ini nasibnya Parto...
niat mau nagih hutang... malah duit dia yang hilang... belum lagi sama kejadian-kejadian yang datang silih berganti...🤣🤣🤣
2025-06-29
4
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh jangan" digondol tuyul jg 😮💨
2025-06-28
3
HK
Aku bacanya Mingyu dong 🙃
2025-06-28
2