Ruang interogasi satu, petugas Rina, sebagai penanggung jawab, tengah menginterogasi Bu Mini.
Bu Bidan Mini tampak duduk tak tenang, dengan kepala lebih banyak tertunduk, menahan tangis dan rasa takut yang bisa saja pecah sewaktu-waktu.
“Buatlah dirimu nyaman, se-nyaman waktu kamu bahkan memilih menutup mata pada akibat yang kamu timbulkan karena perbuatanmu!” gertak petugas Rina bernada santai namun cukup menohok.
“Detektif, it-itu … saya, bu-bukan sengaja.”
Suaranya bergetar, sangat gugup, jantung berdetak semakin kencang, dan kedua tangan yang terus memilin ujung bajunya sendiri, menunjukkan ketakutan yang luar biasa, hal itu membuat interogasi untuk bidan Mini berjalan lancar dengan pengakuan yang sangat jelas.
“Katakan kenapa waktu itu anda bisa salah memberikan dosis obat pada pasien?” desak petugas Rina.
“Seingat saya, saya sudah menakar dengan benar, tapi sepertinya saya lupa menanyakan jika pasien waktu itu memiliki alergi pada jenis obat tertentu.”
“Lalu, saya dengar anda sudah berniat bertanggungjawab, tapi kenapa akhirnya anda bisa bebas dari tuduhan?”
Bidan Mini semakin tertunduk dalam penyesalan. Ia pun akhirnya menceritakan bagaimana semua kesalahan itu bisa terjadi.
……….
“Bu bidan, suami saya tiba-tiba kejang, padahal cuma minum obat yang tadi dari Bu bidan!” seru seorang wanita, terlihat panik mendatangi kediaman bidan Mini.
Melihat hal itu, Bidan muda itu bergegas mengikuti si wanita berjalan ke rumahnya, untuk melihat kembali situasi pasien yang tadi periksa ke kliniknya sekitar satu jam yang lalu.
Saat itu, seorang pria yang baru saja pulang dari bekerja, masih dengan seragam perawat, juga hadir di sana, membantu sang Bidan. “Kita tenangkan dulu aja kejangnya, coba kasih obat pereda nyeri,” saran si perawat.
“Tapi ….” Mini terlihat sangat ragu.
“Kalau dibiarkan seperti ini terus justru akan berbahaya, kasih dulu morfin, baru nanti saya bantu antar ke rumah sakit, sebentar saya ambil mobil dulu!”
Tak ada pilihan, karena waktu itu, di desa…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Malpraktik, Kejahatan Pertama sebagai Pemicu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
kok nggak ada Parto sama Lasmi y ....😂😂😂
2025-07-29
2
EkaYulianti
pak polisi selidiki dg teliti & benar!
2025-07-29
2
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
lhaa kepiye pak ngatnu ketangkep coba
2025-07-30
1