Parto berlari menuju ke jalan pintas di antara tanaman tebu. Ia mencari jejak sepatu yang malam itu diingatnya jelas.
“Sepatu mahal, tidak semua orang mampu memilikinya, apalagi itu tidak diproduksi dalam jumlah besar, dimana ya jejak itu, semalam nggak hujan, harusnya masih di sekitar sini!” gumam Parto mencari-cari.
“Nyari apa, Mas?” seorang dengan pakaian khas seorang petani, ber-caping dengan kedua kakinya kotor penuh lumpur telah berdiri mengejutkan di dekat Parto, dengan cangkul di pundaknya.
“Eh? Nyari jejak sepatu, Pak!” jawab Parto sedikit keki.
“Oh? Jejak yang banyak? Disana!” tunjuk orang itu. “Tapi udah kecampur sama jejak motor sama bebek, soalnya tadi saya angon bebek di sana!”
Parto segera menuju ke areal yang ditunjukkan oleh si petani, menelisik jejak kaki yang sudah bercampur dan membuatnya kesulitan mengenali, hingga hampir frustasi. Beruntung, ia ingat saat si pria bertopeng melompat, pria itu sempat terperosok dan pasti meninggalkan jejak di sana.
Parto pun menghampiri area kedua. “Ketemu!” Parto kembali berpikir, kini ingatannya semakin jelas. “Sudah dipastikan, orang itu pelakunya, jejak dari jenis dan ukuran sepatu yang sama.”
Ingatan Parto saat jiwanya masuk ke dalam tubuh wanita malang itu, ia melihat jenis sepatu yang dipakai si pria, dan jejak yang ditinggalkan di tepi sungai, sama persis dengan jejak sepatu yang ia lihat hari ini.
“Bagaimana caranya menangkap basah orang itu,” pikir Parto mulai mencari cara terbaik. “Pantas saja tadi hantu itu matanya menyala merah saat melihat orang itu, tapi anehnya langsung hilang seakan terbakar oleh dendamnya sendiri.”
“Memangnya mau buat apa sih, Mas? Jejak kaki doang kok dicari?” si petani tadi kembali menghampiri Parto sambil menghalau bebek-bebeknya.
“Ah, Bapak warga kampung mana?”
“Aku Kalilama, Mas. Tapi sawahku di sini, kenapa memangnya?”
“Oh, enggak apa-apa. Ya sudah, Pak. Saya harus pulang dulu!” pamit Parto kemudian.
Dalam perjalanan kembali, Parto melihat pria yang tadi berbelanja di ruko…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Strategi Menangkap Pelaku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
😯😯😯 semoting itu kan sama aja ngelurusin rambut... malah lebih mahalan semoting dari pada rebonding...🤨🤨
mungkin maksudnya cuma creambath kali ya karena rambutnya udah lurus...🤭🤭🤭
2025-07-11
2
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
ehh si lasmi tau g sih.. mksd q bisa lihat g sih si jumini ini 🤔🤔🤔
2025-07-14
2
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tersengat 🤔
Jumini mau ikut nyalon jg 🤣🤣
2025-07-11
2