Pujian demi pujian manis terlontar dari satu mulut ke mulut para ibu yang saat itu berkumpul di depan tokonya Parto, dari yang awalnya hanya dua orang kini menjadi sekitar enam orang.
“Apik tenan loh, Yu. Iki Piro regane gelangmu Iki?” tanya salah satu teman Bu Gemi.
“Halah, murah itu, aku kemarin cuma asal wae milih njur langsung tak bayar, gitu. Jadi lupa harganya berapa.” Bu Gemi semakin gelap mata, ia begitu pandai beralasan hanya demi mendapatkan pujian yang sebenarnya bisa saja tak tulis dari dalam hati mereka.
Jumini terisak karena sakit hati, ia teringat bagaimana perlakuan sang mertua semenjak ia menuruti sang suami untuk pindah rumah, setelah Sukijo selesai membangun rumah. Sialnya tepat saat itu, Sukijo kecelakaan.
……
Beberapa bulan lalu saat Sukijo baru saja keluar dari rumah sakit.
“Mantu ngisin-isini, ngapa kamu ajak tinggal di sini, Jo! Ibu jadi sumpek tiap hari lihat kelakuannya selalu pulang pagi!”
Hampir setiap pagi Bu Gemi akan terus mengomel di samping rumah Jumini yang memang hanya tepat berdampingan dengan rumahnya, seakan sengaja agar Jumini mendengarnya. Tak jarang Bu Gemi akan sengaja meletakkan beberapa barang dengan kasar, untuk menciptakan suara gaduh.
Glontang!
Suara tutup panci yang sengaja dilempar Bu Gemi saat mencuci perkakas dapur di sumur yang menjadi penghubung dua rumah itu.
Jumini yang saat itu baru saja bangun, terkejut, lalu bergegas menuju ke seberang suara.
Jumini membuka pintu belakang yang langsung menghubungkannya dengan sumur yang sama. “Ada apa Bu?” tanyanya panik melongok memeriksa.
Namun Bu Gemi tak menjawab, hanya melengos berlalu masuk ke dapurnya sendiri seraya membawa seember peralatan dapur yang sudah selesai dibersihkan.
Merasa tak ditanggapi sang mertua, Jumini kembali masuk ke rumahnya, tanpa menutup pintu belakang itu.
“Wong wedok kok malesan! Jam enem lagi Tangi!” gerutu Bu Gemi yang entah sudah kembali di sumur.
Jumini berdiri di depan kompor, hendak menyalakannya, namun ia mengurungkan niatnya, sengaja ing…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Kekuatan Kemarahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
oh ternyata teh Ningrum anak juragan beras to.../Facepalm//Facepalm//Facepalm/ pantesan sultan...😂😂🏃🏃🏃
2025-07-15
4
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
emange anakmu Sukijo Kuwi ngguanteng tenan to bu gemi..??
kok laku tenan ngono Lo... Sampek dijodohne Karo bidan Yuli Karo anak'e juragan beras @Ai Emy Ningrum segala...
2025-07-15
3
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
walah iki mertuo laknut
beehh getok aja pake palu
2025-07-15
4