Pagi yang dingin, masih jam empat pagi, Parto sudah sampai di terminal mini, sepi dan masih gelap. Parto berjalan keluar terminal, menuju ke sebuah kedai yang terbilang cukup ramai.
“Kopi, satu Bu!” serunya memesan sesuatu untuk mengusir dingin.
Parto mengedarkan pandangan, dan hanya menemukan beberapa kursi kosong. Lalu ia memilih tempat yang paling dekat dengan jejeran nampan berisi gorengan.
“Mas,” sapanya mengangguk sopan pada seorang pria yang juga duduk di sana, menikmati kopi dan sebatang rokok.
Namun orang itu tampak terkejut menatap wajah Parto. Pria itu tampak menurunkan kakinya yang awalnya diangkat satu di atas bangku.
“Terima kasih,” ucap Parto merasa diberi tempat yang lebih lega. ‘Kaya nggak asing.’ batin Parto kemudian, namun karena pria itu memakai topi dan suasana kedai hanya menggunakan lampu yang tak begitu terang, membuat Parto pun sulit mengenali orang itu.
“Hmm!” Hanya itu saja jawaban tak ramah yang didapat Parto, karena orang itu beralih fokus pada gelas kopinya.
“Ngun, nanti kamu pulang jam piro? Soal'e aku meh mbenerke lampu motorku, Minggu lalu tak benerke di bengkelnya Sarnu, tapi semalam udah mati lagi, pulang dari pabrik terpaksa gelap-gelapan aku di jalan.”
“Jam empat.” Jawaban singkat orang yang duduk disamping Parto tak sebanding dengan cerocos panjang pria yang duduk di belakangnya.
Parto menikmati kopi dan beberapa biji gorengan. Setelah merasa cukup, ia melongok jam tangan, memastikan agar tak ketinggalan bus yang akan membawanya ke kampungnya Walji.
“Ah, pas, lima menit lagi!” gumamnya lalu bangkit hendak membayar.
Parto mengantri beberapa orang yang juga sedang membayar, hingga tibalah gilirannya.
Set!
Seorang pria yang keluar dari toilet kedai, melewati Parto yang siap membayar.
‘Hm? Aroma ini!’
Parto kembali mencium aroma aneh persis seperti aroma tubuh pria bertopeng malam itu. Parto menoleh menatap seorang pria yang sedang berjalan keluar meninggalkan kedai.
“Jadi mbayar nggak, Mas! Antriannya panjang!” panggilan si kasir,…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Dua Tersangka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
Parto.... Parto... orangnya ini agak nganu...
Jane sopo to...?? kok jadi akeh pelakune.
2025-07-11
4
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Harga" udah pada naik jadi ga ada kembalian Parto,ish 😅
2025-07-11
1
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ
waduhh piye iki sihh rumit yaaaa
2025-07-14
2