Suasana rumah sakit sedikit ramai, karena beberapa tetangga membesuk Sukijo.
“Yu, bertobatlah sebelum terlambat, apa kamu juga akan menjadikan putramu sendiri sebagai tumbal?” tanya salah satu warga tanpa basa-basi.
Bu Gemi terkejut dengan tudingan itu. Namun belum sempat ia menjawab, warga lain pun menyahut. “Aku dengar bahkan Jumini masih hidup ternyata, kamu benar-benar mertua kejam dan tak berhati. Bisa-bisanya terlihat tak sedih sedikitpun saat Jumini hilang.”
“Lha iya toh, dan yang lebih parahnya lagi, ternyata perhiasan yang dia pakai itu, Jumini yang beli!”
“Kok kamu bisa tahu, Mbak?”
“Ya tahu, wong Yu Gemi jualnya ke temenku, kan kelihatan kwitansi pembelian atas nama Jumini, ndelalah waktu dia beres-beres nota, aku lihat kuitansi itu, trs aku nanya.”
“Oalah, dia jual perhiasan menantunya di pembeli emas timbangan? Dasar mertua nggak tahu malu!”
“Kapok kan, sekarang anakmu sendiri kena azab, jadi koma gantiin Jumini!”
Berbagai celotehan pedas terlontar dari satu mulut ke mulut lainnya. Namun Bu Gemi masih tak menyadari kesalahannya. “Kalian jangan sok suci, kalian juga yang membuatku jadi seperti ini, gara-gara kalian juga aku menanggung malu!” serunya masih merasa benar.
“Lah, kok malah nyalahin kita, Yu?” sahut Bu Marti sambil berkacak pinggang.
“Kalian juga senang kan kalau Jumini pergi dari kampung kita, kalian juga malu kan ada wanita yang kerja di diskotik? Jangan lupa, kalian juga mengolok-olok Jumini, mengucilkan bahkan memandang rendah!”
“Loh, ya wajar, itu pekerjaan memang hanya pantas untuk wanita rendahan! Kalau mantu seperti itu, artinya kamu gagal mendidiknya jadi mantu yang benar!” balas Bu Marti masih tak terima, anehnya warga yang lain pun justru mendukung hal itu.
“Jadi jangan salahkan aku, kalau pikiranku juga sama seperti kalian!” Bu Gemi masih tak ingin kalah.
“Jangan berani sama Bu Gemi, kita pulang saja, nanti malah kita yang dijadikan tumbal!” sahut warga lainnya.
“Benar! Lemparkan garam ini, agar dia tak bisa mengganggu kita!” ujar…
Misteri Ikat Rambut Berdarah
Yu Gemi Dikucilkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 111 Episodes
Comments
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
lha kenapa nggak teriak aja Lasmi.....
kira-kira itu yu gemi atau walji ya...?.. 👻👻👻
2025-08-18
4
🔵⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣ
syukuri kamu yu Gemi... yu gemi....
2025-08-18
4
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
Gaskeun Gemm, mumpung sii Sotang lagi terperangkap di tubuh Mingun.
Tapi ada Walji nggak yaak dirumah ortunya?
2025-08-18
1