"Loh! Kalau bukan kamu, terus siapa yang mesti disalahkan? Ibu?"
"Sekarang bukan waktunya untuk mencari-cari kesalahan seseorang, bu. Bukan saatnya ibu egois memikirkan perasaan ibu! Nggak ada gunanya kita saling berdebat, bu. Tolong! Aku mohon, ibu mengerti kondisi ini. Bantu aku, demi mas Heru! Mas Heru butuh kita, bu. Jangan jadikan aku menantu durhaka hanya karena masalah ini. Ibu orangtua yang sangat aku hormati. Nggak ada sedikitpun terlintas di hati, memusuhi apalagi melawan ibu. Aku minta maaf, bu. Maafin aku yang terlalu mencintai mas Heru. Maafin aku, bu ..."
Nada bicaraku yang semula meninggi, menjadi turun dan melemah. Tiba-tiba saja terlintas wajah mas Heru yang memandang ku dengan penuh harap, seraya memintaku untuk mengendalikan emosiku. Di akhir kata, aku tersungkur di kaki ibu mertuaku. Tangisku memecah keheningan malam. Membuat Aris keluar dari kamar dan langsung memelukku.
"Umi ... Umi kenapa menangis lagi? Nenek! Kenapa umi menangis lagi? Kasihan umi, nek. Jangan buat umi menangis lagi. Huhuhu ... Umi ..."
Ku dengar ibu mertua menarik nafas. Berat. Seperti menahan isakan tangis. Yang kemudian, ia hembuskan dengan sedikit hentakan. Sangat terdengar, hingga aku merasakannya.
"Ibu ke sini cuma ingin memberitahu, Heru sudah sadar. Tapi belum sepenuhnya sadar. Dalam sadarnya, Heru hanya berbicara dengan mata masih terpejam. Ia menyebut nama Aris berulang-ulang. Dokter menyarankan, agar ibu cepat-cepat membawa Aris ke sisi Heru. Supaya dengan hadirnya Aris, diharapkan kondisi Heru akan semakin membaik."
Ibu mertuaku yang biasanya selalu ketus dan keji denganku, kini kurasakan sedikit melunak. Jemarinya merengkuh pundak ku, mengangkatnya agar aku berdiri bersejajar dengannya. Ku tatap matanya yang sudah berembun dan hampir menitikan air mata.
"Kalau kamu dan Aris mau ke rumah sakit, boleh ikut menumpang di mobil ibu. Ibu tunggu di depan!' ucapnya memalingkan wajah sambil berlalu.
Matanya yang barusan ku tatap. Tak bisa membohongiku. Wajahnya begitu send…
Sajadah Terakhir
Luluhnya Ibu Mertua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 21 Episodes
Comments
R_3DHE 💪('ω'💪)
ya ampun 😭😭😭😭
2023-01-15
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
malu sendiri sama cucunya
2021-12-28
0
Ratna Utami
😭😭😭😭😭
2021-05-30
0