Ujian Bu Iwan

"Gimana keadaan Aris, dok? Aris baik-baik saja 'kan, dok?" kataku menatap penuh harap pada seseorang yang usai memeriksa Aris, berdiri di hadapanku.

"Tenang, ibu Wulan. Aris hanya pingsan. Tubuhnya kurang menerima asupan oksigen. Itulah yang membuatnya lemah dan pingsan. Ia hanya butuh istirahat yang cukup saat ini. Nanti ketika Aris sudah sadar, akan langsung segera di pindahkan ke kamar rawat. Kalau begitu, saya permisi. Mau menangani pasien lainnya."

"Oh, iya, dok! Terima kasih."

"Sama-sama, bu. Mari."

Kuanggukan kepalaku dan mempersilahkan dokter Iksan untuk pergi. Langkahnya cepat. Sepertinya, ia memang benar-benar sibuk dengan pasien pasien nya. Kuhampiri Aris yang terbaring seperti tertidur.

"Alhamdulillah ya, Allah ..."

Aku tak tau harus berucap apa. Setidaknya, aku bersyukur dengan keadaan Aris yang tak mengkhawatirkan saat ini. Meski rasa cemasku sedikit menghilang, rasa pedih bercampur iba merasuk dalam hati. Tak sanggup rasanya melihat Aris harus kembali terbaring lemah, ditemani selang infus dan oksigen di hidungnya, menghiasi wajah polosnya yang masih pucat.

"Wulan! Gimana, Aris? Kondisinya gimana?" tanya ibu yang baru datang karena ketika kami diturunkan di depan pintu masuk ruang IGD, ibu masih harus memarkirkan mobilnya terlebih dulu.

"Aris baik-baik saja, bu. Dokter Iksan bilang, Aris hanya pingsan. Tubuhnya kekurangan asupan oksigen. Makanya Aris lemas, dan sampai pingsan seperti ini."

"Umi ..."

Suara Aris saat baru sadar, memanggilku lirih. Seketika aku dan ibu menengok ke arahnya. Kudekati wajahnya dan mengusap kening, seperti tengah menyisir poninya ke atas kepala.

"Iya, Aris. Apa yang kamu rasa sekarang, nak? Aris mau minum? Umi ambilkan, ya?"

"Enggak, umi. Aku mau pulang. Aku nggak mau di sini, umi. Aku mau pulang!"

"Kok Aris ngomongnya gitu? Aris 'kan masih lemas, baru saja sadar, masa mau langsung pulang! Di sini dulu beberapa hari, sampai Aris benar-benar pulih. Nanti nenek yang temani Aris, ya?"

"Aku mau pulang, umi! Pokoknya aku mau pula…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

kasihan Bu Iwan😭😭😭😭😭

2021-12-28

0

Ratna Utami

Ratna Utami

yg sabar ibu iwan...
smoga ada jalan keluar nya ya untuk masalah ragil

2021-05-30

0

Efbe

Efbe

😍😍

2021-05-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!