Bab 10. Racun Gaib

Setelah berbincang cukup lama, hari pun mulai sore, mereka berempat pun akhirnya tau, jika nama ibu kepala jorong ini, Nek Nurohmah. Beliau orangnya cukup humoris dan menyenangkan. Banyak hal baik yang bisa dipetik dan informasi penting yang bisa mereka ketahui tentang desa ini.

"Kalau begitu, terimakasih banyak atas waktunya Nek, kami mohon undur diri dulu." Mereka berpamitan.

"Iya, sering-seringlah berkunjung kemari."

Mereka semua bersalaman dengan mencium tangan Nek Nurohmah dan segera pergi dari sana.

Di tengah jalan, Diro berhenti melangkah, dia sangat ingin sekali pipis, sementara rumah Nek Raisyah masih jauh. "Bentar, aku pengen pipis banget nih!"

Agung menunjuk semak di tepi jalan sana, karena memang lokasi rumah warga di desa ini saling berjauhan dengan lokasi tanah mereka yang luas dan lebar masing-masing. Apalagi rumah Nek Raisyah masih jauh.

"Itu kebun nanas, bukan semak!" sergah Diro sambil menjepitkan kedua pahanya menahan pipis.

"Nah, itu disana, dekat pohon rambutan tuh, ada semak juga, bisa sembunyi di pohon rambutan 'kan, lagian cuma pipis doang, kecuali berak, baru repot. Sana, sana!" kata Agung mengusir.

Karena sangat ingin buang air kecil, Diro pun berlari kencang ke arah pohon rambutan sambil berteriak. "Kalian tungguin aku! Awas aja kalo ditinggal!"

"Aaaaah! Lega nya." Diro bergumam setelah buang air kecil dan mencari daun yang sedikit lebar di sekitar semak sana, untuk bersuci dari hadas, kemudian memakai celananya.

"Ehem!" Terdengar suara orang berdehem.

"Woi, Mak!" Bukan kepalang kagetnya, Diro terlonjak kaget sampai melompat memeluk pohon rambutan.

"Ah, maaf, sedang apa kamu di sini anak muda? Dari mana asalmu? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya, kamu anak siapa?" Seorang wanita kurang lebih berumur 40 tahunan dengan daster bercorak bunga, lalu tikuluk terlilit di kepalanya sambil memegang sabit dan batang bambu.

"Ah, itu—" Diro turun dan melepaskan pelukannya dari rambutan, dia mengelus tengkuknya. "Begini, maaf tidak sopan Tante, saya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ubii

Ubii

keren ceritanya, dari sekian banyak yang aku baca, ini sangat menarik /Angry/ aku tunggu kelanjutannya ya!

2025-07-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!