18. Jimat

Viko dan Saddam kembali menangkap Agung yang hampir sampai di dekat Diro yang sudah pingsan dan jatuh berlumuran dengan air kencingnya sendiri.

Untung saja tak lama, Bang Irul, Pak Thalib, dan Nek Raisyah sampai di rumah.

Nek Raisyah memukul tongkatnya tiga kali tepat saat akan melangkah ke dalam rumah. Sementara Bang Irul dan Pak Thalib langsung mendekat ke arah Agung yang kesurupan.

Pak Thalib membaca sesuatu. "Ambilkan air!" pintanya. Bang Irul segera mengambilkan air.

Pak Thalib mengambil sedikit air itu mengusapkannya ke wajah Agung sambil terus komat-kamit. Barulah Agung mulai diam dengan mata terpejam, badannya terkulai lemas tanpa mengamuk dan kejang-kejang lagi.

Sementara Nek Raisyah terus berjalan ke arah dapur sambil memukul-mukul tongkatnya di lantai.

"Bagaimana awalnya sampai dia pingsan dan kejang-kejang?" tanya Pak Thalib.

"Tadi, saat kami berisitirahat setelah membantu Nenek menurunkan dahan mangga yang runtuh di atas atap, lalu dia pingsan, kami menggopohnya ke dalam rumah. Setelah bangun dari pingsan dia berkata jika dia melihat gadis berlumuran darah di pohon mangga itu. Kemudian, dia menatap ke belakang arah dapur, barulah kejang-kejang seperti ini," jelas Viko.

Pak Thalib mengangguk. Lalu berjalan sendirian ke arah pohon Mangga itu, menyentuh pohonnya yang besar, mengitari pohon itu dan berjalan di sekelilingnya, seolah tengah mencari sesuatu.

Nek Raisyah kembali ke ruang tengah, dimana mereka berkumpul dan Agung baru saja tersadar, tetapi badannya lemas, sehingga dia masih tiduran menatap teman-temannya dengan tatapan layu.

Nek Raisyah mengambil sesuatu di kamarnya, lalu keluar membawa nampan yang berisi beberapa gulungan benang berwarna-warni, serta lainnya.

"Bantu nenek menjalin 7 benang ini," pinta Nenek pada Viko setelah memilih 7 warna benang berbeda, salah satunya berwarna hitam, putih, merah, hijau dan lainnya.

Viko membantu Nek Raisyah, sementara Saddam membantu Diro. Pemuda itu baru sadar dari pingsannya. Mukanya memerah karena malu m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!