Diro menepuk pundak Saddam. "Dam? Kenapa kau melihat keluar terus, apa kau melihat sesuatu?"
Saddam menoleh pada Diro. "Tidak ada. Karena sudah mulai gelap saja," jawab Saddam.
Ya, Saddam dan lainnya hanya di rumah saja, bahkan mereka salat magrib juga di rumah tadi, tidak ke masjid seperti biasanya, karena keadaan Agung.
Saat Saddam menoleh kembali, gadis itu sudah tak ada dan tak lama terdengar suara motor dengan knalpot racing yang cukup memekakkan telinga.
"Assalamualaikum!"
"Wa'alaikumsalam." Bang Irul menyahut dan langsung membukakan pintu.
Muncullah Hendra bersama temannya. "Tadi den cari ang KA rumah, dek ang ndak ka musajik, kecek bini ang, ang di siko — Aku mencari kamu ke rumahmu tadi, karena kamu tidak salat magrib ke masjid, kata istrimu, kamu ke sini."
"Iyo, tadi di Bao dek Uda Thalik a — Iya, tadi di ajak sama Pak Thalib," jawab Bang Irul.
"Masuaklah dulu —Silahkan masuk ke dalam rumah dulu." Bang Irul mengajak Hendra dan temannya masuk.
Nek Raisyah dibantu oleh Saddam menghidangkan kopi hitam untuk mereka. Mengobrol hingga jam 8 malam sampai ada panggilan telepon dari seseorang masuk.
Malam ini terasa tenang untuk mereka semua, tak ada suara, tak ada gangguan, Saddam dan teman-temannya tidur nyenyak hingga pagi.
Bangun tidur, Saddam memeriksa ponselnya, mereka semua telat bangun, tidak ada satupun dari mereka yang salat subuh. Jam sudah menunjukkan jam 7 pagi, pesan WhatsApp hanya dari Bang Irul, jika Pak Johan menyuruh mereka libur dulu beberapa hari ini, sementara pesan pada Bu Anisa masih centang satu.
[Bu Anisa] Saddam kembali mengirim pesan, memanggil sang guru di aplikasi pesan hijau itu, masih centang abu-abu satu.
Viko juga terbangun, sambil mengucek matanya juga melihat ponsel. "Bu Anisa masih tidak membalas pesan, ya?"
"Ya," jawab Saddam.
Mereka berdua menghela nafas. Kemudian membangunkan Diro dan Agung.
"Kalian mau mandi? Ayo giliran bareng, setelah ini kita cari sarapan!" kata Viko.
Mereka mandi dan berdandan rapi. Tampak Nek Raisyah mem…
Misteri Desa Lagan
Bab 19. Gunjingan Warga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments