"Kenapa kau menatap aku seperti itu?" Saddam berjalan mendekat ke arah Diro yang menatapnya penuh curiga, bahkan matanya naik turun memperhatikan kaki Saddam.
"Kau pikir aku hantu? Aku Saddam! Nih, kaki aku menapak di lantai!" Saddam menepuk pundak Diro yang berwajah masih tegang saat sudah sampai.
"Kau dari mana? Kok berdiri di depan pintu kamar nomor tiga?" Diro masih curiga.
"Aku terjebak tadi di dalam beberapa saat."
"Hah? Terjebak? Dam! Ini beneran kamu 'kan?" Diro merinding, dia reflek bergerak mundur dua langkah, langsung membaca ayat pendek.
"Hahahaha!" Saddam tertawa, membuat Diro semakin merinding.
"Kau kenapa, kesurupan, jangan nambahin takut, Dam!" seru Diro tambah takut.
"Cih, dasar penakut!" Saddam mendengus. Dia melangkah dan duduk di sofa ruang tamu. Diro mengikuti perlahan, berdiri berjarak dari Saddam duduk.
"Lama juga ya, mereka anterin Bu Anisa." Saddam bergumam.
"Iya, udah siang nih," sahut Diro.
"Apa kita susul aja kali ya, Diro?" Saddam memutar tubuhnya.
"Ayo!" Diro tampak semangat, dia dari tadi merinding dirumah ini berdua saja dengan Saddam, apalagi tadi Saddam hilang, dan kini muncul mencurigakan.
"Kau nggak takut lagi sama aku? Berani pergi sama aku?"
"Saddam! Nggak usah nambah-nambahin!" Diro berseru kesal. Sudah tahu dia penakut, masih saja diledekin oleh Saddam.
Mereka berdua bersiap pergi, mengunci pintu. Akan tetapi, Saddam merasa di awasi dan di ikuti setiap langkahnya.
"Menurutmu Dir, apa ada hantu di siang bolong gini?" tanya Saddam di sela langkahnya bersama Diro menuju rumah Pak Thalib.
"Seharusnya tak ada. Hantu itu munculnya kan malam hari. Tapi tak tahu lah dengan tempat ini, kau dan Viko kemarin saja bisa melihat hantu di siang hari!" Diro mengelus tangannya yang mulai merinding.
"Udah deh Dam, nggak usah bahas gituan, bikin takut aja!" Diro protes.
"Kalau tak di bahas, dia akan tetap menghantui, jadi menurutku lebih baik dibahas dan kita diskusikan, lagian sebenernya hantu bisa bunuh makhluk hidup itu enggak ada. Yang ada c…
Misteri Desa Lagan
Bab 25. Saddam Curiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments