Telah kubakar serpih harap di tungku waktu, namun abunya kembali menari di setiap lengkung ruang yang kutinggali.
Telah kutenggelamkan namamu dalam palung yang paling sunyi, tapi arus kenang justru menyeretnya kembali tanpa lelah, tanpa usai.
...***...
Di sekolah, Rayna berusaha keras menghindari Ben. Saat mata mereka hampir bertemu, ia langsung memalingkan wajah. Saat jam istirahat, Rayna menghampiri Ben yang sedang duduk sendirian.
"Ben," Rayna memulai, "gue gak mau ketemu lo dulu beberapa hari ini."
Ben mengerutkan kening. "Maksud lo?"
"Ya gue gak mau ketemu lo dulu, Ben," ulang Rayna.
"Mana mungkin bisa, Rayna. Kita sekelas."
"Maksud gue, ketemu di kelas doang sebagai teman sekelas. Selebihnya, gue gak mau pulang pergi bareng lo, atau ngobrol sama lo."
Ben menatap Rayna tajam. "Lo kenapa sih? Masih marah soal semalem?"
Rayna mendesis, merasa risih dengan tatapan orang-orang sekitar. "Ben, bukan soal semalem. Gue cuma lagi gak mau berhubungan sama lo." Rayna berbalik dan pergi.
Rayna berbalik, hendak pergi, namun Ben meraih lengannya.
"Ya tapi kenapa sih, Rayna? Alasannya apa?" tanya Ben, nada suaranya penuh dengan kebingungan dan sedikit frustrasi.
Rayna menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri. Ia menatap mata Ben, mencoba menyampaikan perasaannya tanpa harus menjelaskan terlalu banyak.
"Pokoknya gue lagi pengen sendirian," jawab Rayna, suaranya lirih namun tegas. "Gue harap lo ngerti," tambahnya, lalu melepaskan diri dari genggaman Ben dan bergegas pergi, meninggalkan Ben yang terpaku dengan tatapan kosong.
Ben hanya terdiam, terpaku di tempatnya, melihat Rayna pergi menjauh. Pundaknya terasa berat, dan ada sesuatu yang mencelos di dalam dadanya.
"Wey bro, ngelamun aja," sebuah suara membuyarkan lamunannya. David, sahabatnya, menepuk pundaknya. "Kenapa sih?"
"Ngelamun apaan? Perasaan gue biasa aja," elak Ben, berusaha menyembunyikan perasaannya.
David menyeringai. "Itu lo keliatan banget ngelamunnya. Putus ya lo sama si calon istri itu?" godanya.
"…
Promise: Menafsir Kamu
BAB 15 - Rindu Itu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
🍊⃟𝐒𝐓𝐉🥑⃟YAYA℘ℯ𝓃𝓪
jngn merasa bersalah hnya krn memilih jalan yg bikin hatimu lebih sehat lebih plong... melepaskan bukan brrti mengkhianati, tapi itu bentuk cinta yg sudah kau perjuangkan hingga titik habisnya kesabaran 🗿
2025-12-07
0
PrettyDuck
hadeh si rayna kenapa susah banget deh move on dari vando, padahal gak ada kejelasan samsek
kalo gini kan menderita sendiri dia. fokus sama diri sendiri atau cari orang lain deh mendingan 😐
2025-12-18
0
@dadan_kusuma89
Rayna, kalau kamu terus merasa bersalah seperti ini, maka akan sangat mengganggu psikologis mu. Ingat, Rayna! Hidup harus terus berjalan, baik dengan maupun tanpa Vando.
2025-12-10
0