BAB 42 - Saat Semuanya Mulai Terjawab

“Tidak ada yang lebih menakutkan dari menyadari betapa berharganya seseorang, tepat saat kita hampir kehilangannya.”

...***...

“Vid, ini lo ngomong serius kan? Nggak ngarang?”

Suara Eve terdengar goyah, seperti ia masih berusaha meyakinkan diri bahwa yang ia dengar barusan hanyalah kesalahan.

“Kok gue gak pernah liat Ben posting? Atau Rayna posting tentang mereka? Gue kira cuma… rumor.”

David menarik napas pelan, bahunya merosot sedikit.

“Karena Rayna belum mau go public mungkin, Eve.” ucapnya tanpa menatap Eve.

Eve menggeleng pelan, matanya melebar tidak percaya.

“Mustahil… Seorang Ben nggak ditunjukin ke orang-orang. Dia tipe yang banyak diidamkan orang loh.

Masa iya disimpen?”

Ucapan itu menusuk sesuatu di dalam dada David, tapi ia tidak menunjukkan ekspresi apa-apa.

Tanpa kata lagi, ia merogoh ponselnya dari saku jaket, membuka layar dengan gerakan yang nyaris ragu.

“Hm… gue tunjukin sesuatu.” gumamnya.

Jemarinya lincah menelusuri layar, membuka aplikasi

Instagram, lalu mengetik username second account Ben, akun yang jarang disentuh, bahkan oleh teman dekatnya sekalipun.

Eve mencondongkan tubuh, penasaran.

Akun itu terbuka.

Hanya ada dua postingan di sana. Dua postingan yang seharusnya cukup untuk menghentikan segala pertanyaan.

David memiringkan ponsel agar bisa dilihat Eve.

Ben dan Rayna berdampingan, tangan bertaut, cincin berkilau di jari manis Rayna. Tidak ada senyum lebar, tidak ada kebahagiaan yang meledak, tapi ada ketenangan, ada keputusan.

Eve menutup mulutnya dengan tangan, seolah takut napasnya sendiri bisa merusak momen di layar ponsel itu.

“Ya Tuhan…” bisiknya.

David menggeser ke postingan berikutnya.

Eve menatap layar itu lama, pupilnya bergerak cepat, seperti mencari celah bahwa semua itu hanya editan atau sekadar unggahan bercanda.

Tapi tidak ada celah di sana.

Hanya nyata.

Hanya fakta.

Hanya sesuatu yang tidak pernah diberitahukan.

Akhirnya, Eve memandang David.

“Vid… kenapa mereka nggak cerita? Kenapa semuanya harus kayak—”

Belum sempat ia…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

NyonyaGala

NyonyaGala

ahaha orang orang kaya david emang perlu siiih biar rayna sadar juga ga denial lagi

2026-01-07

0

julius

julius

thor, kapan vando muncul? kapan rayna kembali pada cinta pertamanya? 😄

2026-01-01

0

Ramun🍓😈

Ramun🍓😈

David mulutnya gak ada remnya 🤣

2026-01-08

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 – Jakarta dan Suara Itu
2 BAB 2 - Rahasia dari Ruang Tamu
3 BAB 3 - Antara Aku, Cinta, dan Mama
4 BAB 4 - Rayna dan Vando: Awal dari Segalanya
5 BAB 5 - Rayi, Aku Suka Panggilan Itu!
6 BAB 6 - Mencoba Kuat
7 BAB 7 - Keputusan
8 BAB 8 - Hari Itu Tiba
9 BAB 9 - Perasaan Yang Sulit Di Jelaskan
10 BAB 10 - Ben!
11 BAB 11 - Bayangan Itu Datang
12 BAB 12 - Rasa Bersalah
13 BAB 13 - Bisikan di Tengah Malam
14 BAB 14 - Kecupan Pertama
15 BAB 15 - Rindu Itu
16 BAB 16 - Terbayang
17 BAB 17 - Gema Nama Ken
18 BAB 18 - Mentari di Balik Kabut
19 BAB 19 - Paruh Waktu?
20 BAB 20 - Kupu-Kupu
21 BAB 21 - Hadiah
22 BAB 22 - Ada Syaratnya!
23 BAB 23 - Mie Ayam
24 BAB 24 - Sepertinya Gue Gila!
25 BAB 25 - Mama Hebat!
26 BAB 26 - Dibalik Keusilan
27 BAB 27 - Peresmian yang Teringat
28 BAB 28 - Mau Sampai Kapan?
29 BAB 29 - Semangkuk Rasa
30 BAB 30 - Makan Bareng
31 BAB 31 - Selimut Untuk Ben!
32 BAB 32 - Senyum Rayna
33 BAB 33 - Posesif
34 BAB 34 - Asisten Rumah Tangga
35 BAB 35 - Sarapan dan Senyum
36 BAB 36 - Tangan Yang Tak Mau Lepas
37 BAB 37 - Cemburu
38 BAB 38 - Rasa Gugup
39 BAB 39 - Ulang Tahun Yang Buruk
40 BAB 40 - Apa Aku Terlambat?
41 BAB 41 - Kita Yang Hampir Jatuh
42 BAB 42 - Saat Semuanya Mulai Terjawab
43 BAB 43 - Bubur Rumah Sakit
44 BAB 44 - Sikap Yang Tak Biasa
45 BAB 45 - Rencana Liburan
46 BAB 46 - Di Ujung Pandangan
Episodes

Updated 46 Episodes

1
BAB 1 – Jakarta dan Suara Itu
2
BAB 2 - Rahasia dari Ruang Tamu
3
BAB 3 - Antara Aku, Cinta, dan Mama
4
BAB 4 - Rayna dan Vando: Awal dari Segalanya
5
BAB 5 - Rayi, Aku Suka Panggilan Itu!
6
BAB 6 - Mencoba Kuat
7
BAB 7 - Keputusan
8
BAB 8 - Hari Itu Tiba
9
BAB 9 - Perasaan Yang Sulit Di Jelaskan
10
BAB 10 - Ben!
11
BAB 11 - Bayangan Itu Datang
12
BAB 12 - Rasa Bersalah
13
BAB 13 - Bisikan di Tengah Malam
14
BAB 14 - Kecupan Pertama
15
BAB 15 - Rindu Itu
16
BAB 16 - Terbayang
17
BAB 17 - Gema Nama Ken
18
BAB 18 - Mentari di Balik Kabut
19
BAB 19 - Paruh Waktu?
20
BAB 20 - Kupu-Kupu
21
BAB 21 - Hadiah
22
BAB 22 - Ada Syaratnya!
23
BAB 23 - Mie Ayam
24
BAB 24 - Sepertinya Gue Gila!
25
BAB 25 - Mama Hebat!
26
BAB 26 - Dibalik Keusilan
27
BAB 27 - Peresmian yang Teringat
28
BAB 28 - Mau Sampai Kapan?
29
BAB 29 - Semangkuk Rasa
30
BAB 30 - Makan Bareng
31
BAB 31 - Selimut Untuk Ben!
32
BAB 32 - Senyum Rayna
33
BAB 33 - Posesif
34
BAB 34 - Asisten Rumah Tangga
35
BAB 35 - Sarapan dan Senyum
36
BAB 36 - Tangan Yang Tak Mau Lepas
37
BAB 37 - Cemburu
38
BAB 38 - Rasa Gugup
39
BAB 39 - Ulang Tahun Yang Buruk
40
BAB 40 - Apa Aku Terlambat?
41
BAB 41 - Kita Yang Hampir Jatuh
42
BAB 42 - Saat Semuanya Mulai Terjawab
43
BAB 43 - Bubur Rumah Sakit
44
BAB 44 - Sikap Yang Tak Biasa
45
BAB 45 - Rencana Liburan
46
BAB 46 - Di Ujung Pandangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!