“Kadang yang paling mengejutkan bukan ucapan besar, tapi cara seseorang berhenti sejenak sebelum pergi.”
...***...
Rayna masih dengan wajah panik dan pikirannya berantakan.
“Mama… ini… bukan gitu kok…”
Mama mendekat sambil mengangkat alis, senyum kecil mengembang, senyum yang bikin Rayna makin salah tingkah.
“Bukan gitu kenapa, Rayna sayang? Kamu kok panik gitu, hehe…”
Nada Mama itu lembut… tapi jelas menggoda.
Rayna buru-buru menggeleng. “Iya, ini bukan seperti yang Mama pikirin kok. Sumpah.”
Mama terkikik kecil, "Emang menurut kamu, Mama pikirin apa coba..?”
Ia mencubit pelan pipi Rayna.
“Heheh, kamu lucu banget. Mukanya panik bener.”
Rayna hanya bisa memalingkan wajah, pipinya makin merah.
Mama lalu duduk di sofa, sebelah Ben yang masih nyenyak tertutup selimut yang baru saja Rayna pasang. Seolah keadaan itu sepenuhnya normal, Mama membuka plastik kotak kecil dari tasnya.
“Oh iya, ini Mama bawa cheesecake.”
Mama meletakkannya di meja.
"Tadi Mama cuma beli satu, tapi kaget waktu liat ada Ben… Kalau Mama tau ada Ben, Mama beli dua deh.”
Rayna hampir tersedak udara sendiri.
“Maaa…”
Mama hanya tersenyum lebih lebar, seperti sudah membaca isi hati anaknya dari A sampai Z.
Rayna mencoba mengalihkan topik, berdeham pelan.
“Eh… gimana acaranya tadi, Ma?”
Mama langsung berbinar, antusias menceritakan.
“Wah, acaranya itu meriah banget, Rayna. Ramai, tapi tertib. Pokoknya lancar deh, semua sesuai rencana.”
Rayna ikut tersenyum bangga.
“Oh iya? Wahhh Rayna bangga banget deh sama Mama.”
Ia menatap Mama dengan mata berbinar.
“Suatu hari nanti Rayna mau kayak Mama juga…”
Mama menatap anaknya lembut, ekspresinya berubah hangat, "Emm… makasih ya, Nak.”
Ia menyentuh tangan Rayna pelan.
“Semangat kamu itu luar biasa. Mama yakin kamu pasti bisa. Bahkan… bisa lebih dari Mama.”
Rayna menunduk sedikit, hatinya hangat dan mata terasa berkaca.
Rayna menggeser duduknya sedikit lebih dekat ke Mama.
“Eh, berarti setelah ini Mama bakal sibuk ke kantor dong?”
Mama mengangguk, menghela napas k…
Promise: Menafsir Kamu
BAB 32 - Senyum Rayna
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
@dadan_kusuma89
Ben, Rayna. Dunia kalian adalah dua garis sejajar yang masing-masing sibuk dengan tujuannya. Namun, semesta memiliki caranya sendiri untuk melengkungkan ruang dan waktu.
Di antara percakapan singkat yang mulai memanjang dan tawa yang mulai menemukan frekuensi yang sama, Kalian akhirnya menemukan sesuatu yang tak lagi bisa disangkal.
Ben, sepertinya kau telah menemukan pelabuhanmu, dan Rayna telah menemukan rumahnya. Kalian bukan lagi sekadar dua orang yang berjalan bersisian, melainkan dua jiwa yang mulai merajut benang-benang kasih, mengubah rasa suka menjadi sebuah simfoni yang indah untuk didengar.
Ben, ketahuilah! Cinta tak pernah datang terlambat, ia datang tepat saat Kalian siap untuk saling menjaga.
2026-01-01
0
MARDONI
AAAAA DUO INI BIKIN GREGET DAN SEMANGAT 45!!! 🔥✨ Ben yang sok-sokan cool tapi langsung melting dan jadi kikuk cuma gara-gara satu kalimat rayuan dari Rayna! ITU BANGET SIH CINTA SEGITU! 😭💖
2025-12-26
0
Ramun🍓😈
kirain mamanya panik 😂. tapi buat apa panik sih klo dipikir pikir. Toh dia yang ngejodohin mereka berdua juga😂. Ya pasti senanglah😂
2026-01-02
0