“Aku mencintaimu tanpa sempat merapikan denyutnya. Jika kau masih bisa mendengarku… tolong kembali.”
...***...
Beberapa hari berlalu sejak kecelakaan itu. Ben masih belum sadar. Ruangan putih dengan bau alkohol medis, suara monitor detak jantung, dan dinginnya AC seperti membekukan seluruh waktu di sana.
Rayna berdiri di ambang pintu, kedua tangannya saling menggenggam, gemetar. Setelah menarik napas panjang, ia melangkah masuk. Di dalam, Ben terbaring diam, wajahnya pucat dengan perban yang masih melekat di kepala dan lengan. Melihatnya seperti itu membuat dada Rayna serasa ditarik paksa.
Ia menarik kursi ke samping ranjang lalu duduk perlahan, jemarinya meraih tangan Ben yang dingin namun masih menyimpan sedikit hangat—hangat yang membuat harapan tetap bertahan.
“Ben…” ucap Rayna dengan suara pelan. “Kalau lo bisa denger gue… tolong dengerin.”
Air mata jatuh satu per satu. Rayna menghapusnya, tapi semakin ia menghapus, semakin deras mengalir.
“Lo pernah nanya ke gue kan… apakah gue udah cinta sama lo atau belum.”
Rayna tersenyum tipis, getir. "Saat itu gue gak jawab. Mungkin gue takut. Takut semuanya berubah.”
Ia menatap wajah Ben, mencari secercah reaksi, sedikit saja.
“Sekarang gue jawab.” Napasnya berat. “Iya, Ben. Iya. Gue udah jatuh cinta sama lo. Gue sayang sama lo. Gue takut untuk bilang itu, tapi sekarang gue lebih takut lagi kalau lo gak pernah sempet tau jawabannya.”
Pegangan tangannya menguat, seolah ia sedang mencoba menahan sesuatu agar tidak pergi.
“Gue gak mau kehilangan orang yang gue sayang…” suaranya pecah.
Kemudian dengan lirih, nyaris seperti rahasia yang ia bisikkan ke semesta:
“Lagi.”
Tangisnya pecah, tapi ia tetap berbicara meski suaranya bergetar hebat.
“Kalau nanti lo bangun dan lo marah sama gue… gue terima. Kalau lo bangun dan bilang lo gak mau sama gue… gue ikhlas.” Air matanya jatuh lagi, membasahi punggung tangan Ben. “Tapi lo bangun dulu, Ben. Tolong bangun.”
Rayna menunduk, menyandarkan keningnya pada tangan Ben.
“Gue mohon… jangan…
Promise: Menafsir Kamu
BAB 41 - Kita Yang Hampir Jatuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
julius
Saatnya kau perjuangkan Ben, Eve.... Dan Vando, saatnya kau perjuangkan Rayna, kembali pada cinta pertama kalian 🙏💪😍
2025-12-30
0
NyonyaGala
weleh eve ini cuma naksir aja kaan bukan pacarnya ben 😭 ben bangun lah sedih ihh kamu kaya gini
2026-01-07
0
GreenForest
gpp ketahuan. Lagian apalagi yang harus ditutupi kalau udah saling cinta gitu
2026-01-06
0