Angin kosmik menderu kencang, menusuk hingga ke tulang sumsum, namun Myrrha tidak peduli. Ia terus terbang, membelah udara yang semakin tipis dan dingin, menuju pusat dari segala malapetaka. Di bawah sana, di kejauhan, ia bisa melihat sosok-sosok saudaranya yang berdiri mematung di balkon istana, menatapnya dengan air mata dan keputusasaan. Namun ia tidak menoleh ke belakang. Melihat wajah mereka hanya akan melemahkan tekadnya, dan ia tidak punya waktu untuk keraguan.
Di hadapannya, Nihilum menjulang tinggi seperti tembok dunia yang gelap. Massa hitam pekat itu tampak hidup, bergerak-gerak tidak beraturan, mengeluarkan aura penghapus yang begitu kuat sehingga ruang di sekitarnya terdistorsi dan berputar kencang.
Myrrha bisa merasakannya. Jarak beberapa meter saja sudah cukup membuat sayapnya terasa berat, membuat cahayanya meredup perlahan. Makhluk itu tidak hanya ingin menghancurkan tubuhnya, tapi ingin menghapus fakta bahwa ia pernah ada di dunia ini.
“Mendekatlah…” bisik sebuah suara di dalam kepalanya, suara yang datar dan mengerikan. “Kau hanyalah seberkas cahaya kecil yang akan padam.”
Myrrha memejamkan mata sejenak, mengumpulkan seluruh keberaniannya. Ia ingat kata-katanya sendiri di hadapan para Seraph. Kasih sayang bukan hanya tentang menyelamatkan, kadang ia tentang melepaskan.
Dan kini, waktunya telah tiba untuk melepaskan segalanya.
Ia membuka matanya kembali. Tidak ada rasa takut di sana. Yang ada hanyalah ketenangan yang luar biasa, sebuah penerimaan yang mutlak.
Nihilum merespons kehadirannya. Bagian depan tubuhnya membuka, membentuk sebuah mulut raksasa atau lorong tanpa dasar yang hitam legam. Dari sana, sebuah tarikan kuat muncul, seperti pusaran air raksasa yang mencoba menyeret Myrrha masuk, mencoba menelannya hidup-hidup sebelum ia sempat melakukan apa pun.
“LENYAPLAH!” raung suara itu di pikirannya.
Namun Myrrha tidak lari. Ia justru mempercepat terbangnya. Ia tidak mengangkat pedang, tidak melemparkan mantra serangan.
Ia hanya… membuka kedua t…
Geminiorum Pendekar Sayap Putih
BAB 9: CAHAYA YANG MEMELUK KEGELAPAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments